Sandiaga Uno Ingatkan Milenial untuk Berani Gagal dan Terus Mencoba Agar Jadi Pengusaha Sukses

LIPUTAN KHUSUS- 24 Juli 2020 | 07:49:17 WIB | Dubaca : 220
Sandiaga Uno Ingatkan Milenial untuk Berani Gagal dan Terus Mencoba Agar Jadi Pengusaha Sukses

Pandemi virus corona yang kini merebak di seluruh dunia mempengaruhi perekonomian dunia.

Membangun usaha di tengah pandemi diungkapkan Sandiaga Uno menjadi tantangan tersendiri bagi kaum milenial saat ini.

Oleh karena itu, dirinya menyebut kunci sukses untuk membangun usaha adalah berani gagal dan terus mencoba.

Layaknya dirinya yang mengakui harus gagal puluhan kali hingga akhirnya mencapai kemapanan saat ini.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun pernah gagal puluhan kali hingga akhirnya mencapai kesuksesan saat ini. “Saya yakin ada masalah di setiap anak tangga untuk menuju kesuksesan dan kita pasti akan gagal. Gagalnya itu mungkin harus gagal 10-20 kali,” kata Sandi dalam webinar bertajuk ‘Jadi Pengusaha itu Keren’ yang diselenggarakan V Office, IZIN.co.id dan Aden & Co pada Kamis (23/7).

Menurutnya, ,enjadi seorang enterpreneur sukses tidak terjadi dalam sekejap. Banyak pengusaha, seperti halnya CEO Halodoc Jonathan Sudharta yang harus jatuh bangun dan gagal hingga 200 kali. “Tapi dia bangkit 201 kali. Jadi itulah bagian dari usaha kita mencoba menggapai kesuksesan. Tidak ada sukses yang instan,” ungkap Sandi.

Dia menceritakan kisah jatuh bangun dalam membangun usahanya. Bermula ketika dirinya memulai merintis usaha pada akhir tahun 1997. Ketika itu, Sandi yang merupakan seorang pecatan profesional terpaksa membangun usaha bersama rekannya. Dengan tiga orang karyawan, dirinya pelan namun pasti membangun perusahaan investasi yang membesarkannya saat ini. “Saya ini jadi pengusaha secara kecelakaan karena saya di PHK di tahun 1997. Akhirnya saya by accident (terpaksa) masuk sebagai pengusaha,” ujarnya.

Ketika itu, Sandi mengaku kehilangan segalanya. Bahkan dirinya harus kembali pulang dan tinggal di rumah orangtuanya. Namun segalanya berubah. Usaha yang dilakoninya bersama beberapa sahabatnya kian berkembang dan besar. “Setiap masalah anak tangga menuju kesuksesan. Akan gagal 10-20 kali, itu bagian daripada membesarkan usaha, tidak ada sukses yang instan,” ungkap Sandi. (utw)