Erdogan Undang Para Pemimpin Dunia Untuk Shalat Jumat Perdana di Hagia Sophia, Apa Jokowi Termasuk?

GAYAHIDUP- 24 Juli 2020 | 07:28:38 WIB | Dubaca : 329
Erdogan Undang Para Pemimpin Dunia Untuk Shalat Jumat Perdana di Hagia Sophia, Apa Jokowi Termasuk?

Pemerintah Turki secara terbuka mengundang kepada para pemimpin dunia untuk melaksanakan shalat Jumat perdana pekan ini di Masjid Hagia Sophia.

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa masjid itu akan siap menggelar ibadah shalat Jumat pada 24 Juli ini.

Setelah kembali sebagai masjid, persiapan untuk menggelar shalat masih berlangsung di Hagia Sophia.

Erdogan pada hari Minggu (19/7/2020) lalu melakukan inspeksi mendadak atau sidak ke Hagia Sophia.

Sidak yang dilakukan oleh Erdogan itu hanya untuk mengecek kesiapan Hagia Sophia untuk melaksanakan shalat Jumat perdana.

Dalam kunjungan singkat yang dilakukan Erdogan, kantor kepresidenan Turki mengatakan para pekerja menunjukkan gambar perancah di dalam gedung.

Erdogan tampak berkeliling untuk melihat proses renovasi dan perbaikan-perbaikan yang dilakukan oleh para pekerja.

Kepala Direktorat Urusan Agama Turki (Diyanet), Ali Erbas, mengatakan bahwa ada sekitar 1.000 hingga 1.500 orang diperkirakan akan menghadiri shalat Jumat nantinya.

Melansir dari Hurriyet Daily News, Rabu (22/7/2020), shalat Jumat akan dilaksanakan sejalan dengan langkah-langkah pencegahan virus Corona.

Otoritas Turki meminta setiap jamaah yang akan menghadiri agar menggunakan masker wajah, mencuci tangan dan sajadah akan dibagikan ketika masuk ke masjid.

Media itu mengatakan bahwa presiden Recep Tayyip Erdogan akan menghadiri pelaksaan shalat Jumat.

Selain Erdogan, pemimpin Partai Gerakan Nasionalis (MHP) Devlet Bahceli, wakil dan anggota Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) yang berkuasa dan para menteri Turki diperkirakan akan menghadiri shalat Jumat.

Banyak pemimpin dari berbagai negara juga diundang untuk melaksanakan shalat di Masjid Hagia Sophia.

Presiden negara-negara seperti Azerbaijan dan Qatar diharapkan kedatangannya untuk melaksanakan shalat Jumat perdana di masjid itu.

Diyanet mengatakan ikon-ikon Kristen akan ditutup dengan tirai selama pelaksanaan shalat lima waktu nantinya.


Pihak berwenang Turki mengatakan minggu lalu bahwa mozaik-mozaik Kristen akan ditutup dengan tirai ketika shalat dilaksanakan.

Dalam sebuah wawancara, juru bicara kepresidenan, Ibrahim Kalin mengatakan pada hari Minggu bahwa beberapa mozaik Mary dan Gabriel yang terletak di arah Kiblat, tempat umat Islam menghadap saat shalat, akan ditutup dengan tirai.

Lebih lanjut, Kalin mengatakan mozaik lainnya seperti Yesus dan tokoh-tokoh Kristen tidak menimbulkan hambatan bagi umat Muslim melaksanakan shalat, karena mozaik itu tidak terletak di arah kiblat.

Ternyata Jokowi tidak diundang oleh Erdogan, Indonesia yang merupakan salah satu mayoritas penduduknya muslim namun saat ini diragukan pemimpinnya oleh dunia. (tw)