Jokowi Teken Perpres dan Uang Kartu Prakerja Harus Dikembalikan, Ruwet

EKONOMI- 13 Juli 2020 | 05:26:46 WIB | Dubaca : 237
Jokowi Teken Perpres dan Uang Kartu Prakerja Harus Dikembalikan, Ruwet

Joko Widodo menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 76 Tahun 2020 tentang pelaksanaan Kartu Prakerja. Aturan ini bentuk revisi dari Perpres Nomor 36 Tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja Melalui Program Kartu Prakerja.

Perpres itu diteken pada 7 Juli 2020 dan mulai berlaku sejak diundangkan, yakni 8 Juli 2020. Kartu Prakerja dapat diberikan kepada mereka yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi kerja. Termasuk pekerja yang dirumahkan dan pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK).

Dalam aturan baru tersebut dijelaskan pendaftaran pelatihan tidak harus dilakukan daring alias online. Sesuai pasal 10 ayat 3, pendaftaran bisa dilakukan secara luar jaringan (luring) melalui kementerian/lembaga atau pemerintah daerah. Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan terbatasnya infrastruktur telekomunikasi.

Revisi krusial lainnya juga terdapat di pasal 31 A. Disebutkan pemilihan platform digital dan lembaga pelatihan tidak termasuk lingkup pengaturan pengadaan barang/jasa pemerintah. “Namun tetap memperhatikan tujuan, prinsip, dan etika pengadaan barang/jasa pemerintah,” Demikian tertulis di beleid tersebut, Sabtu (11/07/2020).

Selain itu, pada pasal 31C ayat 1 disebutkan penerima Kartu Prakerja yang tidak memenuhi ketentuan dan telah menerima bantuan biaya pelatihan, wajib mengembalikan bantuan tersebut ke negara.

"Dalam hal penerima Kartu Prakerja tidak mengembalikan bantuan biaya pelatihan dan/atau insentif sebagaimana dimaksud pada ayat [1] dalam jangka waktu paling lama 60 hari, Manajemen Pelaksana melakukan gugatan ganti rugi kepada penerima Kartu Prakerja," tulis pasal 31C ayat 2. (dn)