Olahraga Bersepeda Menjadi Tren Ditengah Pandemi Covid 19

OLAH RAGA- 21 Juni 2020 | 05:41:32 WIB | Dubaca : 194
Olahraga Bersepeda Menjadi Tren Ditengah Pandemi Covid 19

Di tengah pandemi corona, olah raga bersepeda semakin disukai banyak orang.

Tak heran, jika di jalan raya saat ini banyak dijumpai orang bersepeda baik dilakukan secara perorangan, berkelompok bersama keluarganya maupun komunitas.

Olahraga di masa pandemi ditengah tananan kehidupan baru juag sangat disarankan demi mendongkrak imunitas tubuh, namun di sisi lain harus dilakukan dengan cara yang aman.

Salah satu jenis olahraga yang diyakini memiliki tingkat risiko infeksi Covid-19 yang lebih rendah, dibandingkan olahraga luar ruang lain adalah bersepeda.

Ketua komunitas sepeda Ngasem Cycling Community (NCC) Ngasem Karanganyar Joko Marsono mengakui, jika olahraga bersepeda saat ini menjadi trend ditengah pandemi Corona.

"Ya, bersepeda menjadi pilihan ditegah pandemic. Namun, hal itu tetap saja harus tetap memperhatikan agar kegiatan tersebut berlangsung aman demi kesehatan dan bukan justru mengundang penyakit," ungkap Joko Marsono, Jumat (19/06/2020).

Dikatakan, ditengah pandemi corona dimana pemerintah menghimbau agar menghindari sosial distancing, bersepeda seharusnya dilakukan perorangan.

"Yang paling aman olahraga bersepeda jangan menggunakan raya umum. Sebab kalau di jalan umum, selain harus berbaur dengan banyak kendaraan, di jalan umum juga penuh resiko," tukasnya.

Rencana terbaik untuk bersepeda saat ini menurutnya mengendarai sepeda sendirian dan menikmati alam bebas di daerah yang tidak padat.

Sementara itu salah satu warga yang juga sering bersepeda Anwar Susanto menambahkan, bersepeda di tengah pandemi terpaksa dilakukan setelah sempat terbelenggu akibat larangan keluar rumah sebagai dampak dari KLB.

"Olahraga piliha kami saat ini hanya sepeda, kadang bersama teman dua atau tiga orang ," cetusnya.

Kendati demikian Anwar Susanto meyakini bersepeda tetap menjadi pilihan daricolahraga lainnya di tengah pandemi. Hanya saja hal itu harus dilakukan sesuai protokol kesehatan.

"Ya, masyarakat yang berolahraga keluar rumah rumah tetap harus menjaga jarak dan menggunakan masker. Sebab dengan mengenakan masker atau pelindung wajah saat bersepeda serta menjaga jarak setidaknya 1,5 meter dari orang lain dapat membantu mengurangi risiko penyakit," pungkasnya. (utw)