Herbal Cina Masuk RS COVID-19 dan Jamu Indonesia Minta Izin Uji Klinis, Adilkah?

TEKNOLOGI- 29 April 2020 | 13:05:21 WIB | Dubaca : 168
Herbal Cina Masuk RS COVID-19 dan Jamu Indonesia Minta Izin Uji Klinis, Adilkah?

Obat herbal atau jamu-jamu khas Indonesia berpotensi membantu kesembuhan pasien terinfeksi virus corona COVID-19. Jamu Indonesia tak kalah dari obat herbal asal Cina yang dikabarkan masuk ke rumah sakit rujukan COVID-19.

"Ilmuwan dan dokter saat ini mengupayakan agar jamu memasuki tahap uji klinis pada manusia," kata Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, dalam diskusi via daring, Senin 27 April 2020.

Inggrid menyebutkan kalau perizinan dan prosedur uji klinis tersebut sedang dilakukan di RS Darurat Wisma Atlet. Rumah sakit ini per Senin tengah merawat 837 pasien dalam pengawasan terkait kasus COVID-19.

Pada pasien-pasien itu, dia menambahkan, jamu bisa membantu ketika terjadi badai sitokin pada peradangan paru-paru berat. Inggrid mengungkapnya berdasarkan testimoni pasien yang mengonsumsinya.

Menurut Tania, obat herbal Cina yang masuk rumah sakit rujukan COVID-19 beberapa waktu lalu juga belum diuji klinis pada manusia. Obat-obatan itu diklaim berkhasiat meredakan gejala seperti demam, meriang, batuk, pilek dan sakit tenggorokan.

Khasiat yang sama, kata Tania, juga didapat dari empon-empon. Lalu penelitian biofarmatika yang dilakukan UI dan IPB juga menyebutkan jambu biji, kulit jeruk, daun kelor memiliki potensi antivirus. Belum lagi sambiloto dan tanaman lainnya.

"Sebenarnya banyak herbal Indonesia yang berpotensi, karena penelitian sampai tingkat hewan coba sudah menunjukkan hasil yang demikian," kata dia sambil menambahkan tinggal perlu pembuktian dengan uji klinis pada pasien. "Langsung lewat prosedur penelitian baku, bukan sekadar uji coba pakai dan dikasih sekadar testimoni," kata dia menambahkan.

Dia berharap jamu dan obat herbal Indonesia mendapat kesempatan yang sama untuk membuktikan khasiatnya seperti halnya yang didapat obat herbal asal Cina. Selain isu menumbuhkan industri jamu asli Indonesia. (dn)