MER-C Desak Bebaskan Tokoh Kartini Masa Kini Siti Fadilah yang Dikriminalisasi untuk Hadapi Covid-19

LIPUTAN KHUSUS- 21 April 2020 | 08:09:59 WIB | Dubaca : 199
MER-C Desak Bebaskan Tokoh Kartini Masa Kini Siti Fadilah yang Dikriminalisasi untuk Hadapi Covid-19

Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) mendesak pemerintah Indonesia untuk segera membebaskan Mantan Menteri Kesehatan RI periode 2004-2009, Siti Fadilah Supari sang tokoh Kartini Masa kini yang telah berani melawan kebijakan yang tidak benar dan akhirnya Dikriminalisasi.

Hal itu dilakukan agar Siti Fadilah dapat memberikan sumbangan pemikirannya dalam penanganan covid-19."Beliau salah satu puteri terbaik bangsa, yang mengerti menangani wabah dan pandemi," kata Presidium dan Dewan Pendiri MER-C Yogi Prabowo kepada Media Indonesia, Senin (20/4).

Yogi menjelaskan, mengingat pengalaman Siti Fadilah dalam menghadapi virus Flu Burung di Indonesia pada 2005 dan keberhasilan Siti dalam membuka wawasan bagi negara negara lain di dunia dalam penanganan virus.

Siti Fadilah dinilai mampu untuk membantu menghadapi pandemi covid-19 yang masih banyak menyimpan berbagai misteri.Yogi menyatakan, integritasnya juga sudah teruji dalam menghadapi pandemi flu babi.

"Sikap kritis beliau mendapat apresiasi dari berbagai negara lainnya dan dianggap menyelamatkan dunia dari bahaya konspirasi virus dunia," kata Yogi.

Yogi menilai, satu hal yang menjadi prioritas Siti Fadilah adalah kesehatan rakyat. Siti Fadilah dinilainya sadar betul bagaimana kesehatan adalah isu yang sangat penting dan berkaitan erat dengan ketahanan nasional suatu bangsa.

"Inilah yang ia jaga selama diamanahi tanggung jawab sebagai Menteri Kesehatan," ucap Yogi.

"Yang kedua beliau sudah kelompok geriatri dan punya penyakit yang sudah tidak layak dipenjara," imbuhnya.

Yogi berharap di luar penjara, Siti Fadilah bisa turut menyumbangkan pemikiran dan keahliannya dalam mengatasi wabah virus corona yang tengah mengancam Indonesia.Diketahui, Siti Fadilah sampai saat ini masih mendekam di penjara Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Mantan Menteri Kesehatan ini divonis empat tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, pada Jumat, 16 Juni 2017 dalam kasus dugaan korupsi alat kesehatan di Kementerian Kesehatan yang pernah dipimpinnya.

Selamat hari Kartini Ibu Siti Fadilah Supari. (utw)