Waspadalah Para Pembully Anies Baswedan Sang Gubernur DKI Jakarta, Nanti Malu Sendiri!

TOKOH- 13 Februari 2020 | 07:41:16 WIB | Dubaca : 187
Waspadalah Para Pembully Anies Baswedan Sang Gubernur DKI Jakarta, Nanti Malu Sendiri!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan acap kali menjadi sasaran tembak oleh para pembully yang senangnya mencari panggung agar cepat dikenal oleh masyarakat secara instan tanpa cek dan ricek, benar dan tidaknya tidak penting langsung ngegas walaupun akhirnya malu sendiri atau mungkin ga tahu malu, karena selalu menggonggong sekeras-kerasnya dan gangguin kinerja sang Gubernur DKI Jakarta yang sedang bekerja.

Tanpa menggonggong secara brutal dan keras soal kinerja Anies Baswedan partai tersebut maupun anggota DPRDnya sulit dikenal oleh masyarakat dikarenakan biaya promosi sangat mahal.

Dari mulai anggaran Lem Aibon sampai Revitalisasi Taman Monas terus digonggong, sehingga pihak Istana sampai sempat menghentikan program Revitalisasi Monas. Toh hasilnya Revitalisasi Monas terus dilanjutkan setelah pemaparan di Setneg. Hal ini menandakan Sang Gubernur Anies Baswedan menjalankan tugas untuk kepentingan masyarakat.

Dengan jiwa yang penuh amanah Anies bekerja untuk rakyat sesuai dengan Kepres tahun 1995. Nantinya masyarakat miskin maupun kaya dapat menikmati indahnya Taman Monas yang menjadi icon nya Kota DKI yang kita banggakan.

Sementara itu kegiatan Formula E yang akan diselenggarakan di area Monas dengan maksud dan tujuan dengan adanya Formula E di area sekitar Monas, Anies ingin memperkenalkan kepada penduduk dunia bahwa icon Kota Jakarta Indonesia adalah Monas.

Seperti di negara lain, adanya Patung Liberti itu orang pasti bertanya adanya dimana atau letaknya? Sudah barang berada dan terletak di Amerika Serikat. Patung Singa terletak dimana? Sudah pasti di negara tetangga kita Singapura.

Nah dengan adanya Formula E jutaan mata masyarakat dunia yang menjadi penonton nantinya bisa melihat dan mengetahui Jakarta dengan Icon Monas. Sehingga warga Dunia paham dan mengerti bahwa Formula E diselenggarakan di Ibukota Jakarta.

Jadi berhati hatilah jika mau membully Sang Gubernur DKI Jakarta yang saat ini dipimpin oleh Anies Baswedan pasti akan malu sendiri, karena sang Gubernur akan menjawab dengan fakta dan data yang sangat mengejutkan para pembully dari kaum togog rezim jokowi. (tw)