Jakarta Makin Bersinar Berkat Anies

GAYAHIDUP- 31 Januari 2020 | 07:17:01 WIB | Dubaca : 150
Jakarta Makin Bersinar Berkat Anies

Sosok Gubernur Anies Baswedan menjadi bulan bulanan kritikan bully an setiap hari, langkah keputusan beliau selalu salah di mata pendukung lawan tanding saat pilkada dulu. Dan sampai detik ini kritikan pedas di berikan oleh kalangan wakil rakyat sampai pejabat pemerintah sekelas menteri dan bisa jadi seorang jenderal pun akan ikut mengkritik.

Langkah beliau yang sudah sukses dianggap salah
Padahal untuk melakukan gagasan narasi ide butuh proses dan semuanya dilibatkan ada tenaga ahli dan kalangan masyarakat dgn Keterbukaan publik dalam membangun jakarta modern.

Ketika Gubernur Anies Baswedan dan pemprov dki jakarta melakukan pembangunan NORMALISASI NATURALISASI dan REVITALISASI yg bersangkutan dgn lahan dan kewenangan pemerintah selalu ada jalan terjal padahal apa yg di lakukan beliau sesuai prosedur dan aturan yang berlaku.

DI MATAMU ANIES BASWEDAN SELALU SALAH?

Mendesain agar jakarta lebih baik, beliau lakukan dengan cara sayembara, itu luar biasa sekali untuk seorang pemimpin dan tidak langsung tunjuk sana tunjuk sini.

Resikonya besar tapi minimal keputusan yg beliau ambil dan mengatakan pada diri sendiri pada anak-anaknya,
Bahwa ayahmu tak mundur ketika ayahMu mendapatkan tantangan untuk mengabdi kepada REPUBLIK ,ayahMu tak bergetar hanya karna di kritik dan bisa di samakan dengan berbagai contoh mereka yang masuk wilayah politik untuk sebuah kekuasaan semata!

Jika kita tidak melakukan ini dan kita hanya duduk nyaman lipat tangan dari luar menyaksikan proses ini. Bagaimana dengan masa depan masyarakat dan masa depan indonesia khususnya DKI JAKARTA sebagai ibukota indonesia. Hanya sekedar duduk manis atau berjalan sendirian tentu hasilnya tidak sesuai janji dan harapan yg baik.

Seorang anies baswedan ingin Masa depan DKI JAKARTA menjadi kota yang punya KEBERADABAN Modern dan sejuk seperti kota kota dunia yang Modern. Berhentilah untuk mempersulit langkah beliau yang sudah taat aturan demi terwujudnya jakarta smart city.

Mari lihat dokumen KAWASAN MONAS dan anehnya lagi Serangan Bertubi juga dari kalangan anggota DPR, DPRD dan Menteri dll ramai ramai menyerang bergantian dengan persoalan yang berbeda seperti Ini yang kudu dibikin now.
Hari ini Erick Thohir serang dp 0 %
Basuki MenLHK serang revitalisasi monas.
Ngabalin serang soal otoritas DKI

Ada yg panik dan terusik disaat Gubernur Anies Baswedan bergerak.

Beliau memikirkan Langkahnya untuk melakukan Revitalisasi mengembalikan fungsi MONAS MENJADI HUTAN KOTA dgn tumbuhan BARU dan jumlah POHON berlipat dari Dokumen tahun 1995, baru terlaksana tahun 2020, Aneh Saat 85 pohon ditebang seakan akan mereka jadi penghuni pohon yang merasa terusik dengan memunculkan permasalahan.

Mari buka dokumen Tahun 1995 sampai 2019? Biar GAMBLANG? apakah revetalisasi monas setelah tahun 1995 MONAS menjadi lebih hijau ? Atau pohon nya makin tambah ?? kenyataannya tidak!!

Bapak ibu yg terhormat dari kementerian dan wakil rakyat daripada setiap hari komplain soal revetalisasi MONAS. Padahal REVITALISASI itu sudah sesuai aturan!!

Program DP NOL juga sudah sesuai aturan dan itu program otonomi daerah, klau pak erick thohir mau bikin KPR silahkan kewenangan gubernur dan kementerian sudah jelas sendiri2 dalam mengambil kebijakan.

Apalagi ngabalin, asal ucap saja? Otoritas DKI sdh sangat jelas dalam aturan OTONOMI DAERAH hak Gubernur penuh.

Ada hal yg lebih penting dan perlu di selesaikan secepatnya, Lebih baik buka mata Duduk bersama Mencari solusi dan ambil tindakan soal berbagai kerusakan lingkungan lain seperti reklamasi Teluk Jakarta, deforestasi jutaan hektar hutan utk kelapa sawit, puluhan penyu mati di sekitar PLTU Bengkulu, kebakaran hutan di kalimantan dan sumatera yg menyebabkan korban ispa dll karena Itu lebih relevan untuk di bahas karena Menyangkut Kepentingan Bangsa
Karena menyelesaikan masalah itu lebih baik dari pada mencari masalah yg seharusnya tidak Perlu permasalahan kan, karena masalah lama ini seharusnya segera di selesaikan.

Jakarta jangan lupa bahagia maju kotanya bahagia warganya bahagia warganya bahagia. (tw)