GAPENSI Dukung Pembangunan Infrastruktur di IbuKota Baru Indonesia dengan Menggunakan Produk Lokal

NASIONAL- 30 Januari 2020 | 13:33:25 WIB | Dubaca : 165
GAPENSI Dukung Pembangunan Infrastruktur di IbuKota Baru Indonesia dengan Menggunakan Produk Lokal

GAPENSI menyadari bahwa tantangan bangsa Indonesia kedepan akan semakin berat dan kompleks. Dan Sejarah telah membuktikan bahwa Gapensi sebagai asosiasi jasa konstruksi pertama dan tertua telah mengambil bagian untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa ini. Tantangan yang dihadapi saat ini merupakan challenge bagi Gapensi untuk terus bergerak, berkontribusi serta memberikan solusi dalam bermasyarakat dan berbangsa.

"Kita harus mencintai produk negeri sendiri untuk mengerakkan sektor infrastruktur terutama konstruksi, sehingga dapat menumbuhkan industri dalam negeri yang pada akhirnya dapat mensejahterakan bangsa Indonesia," kata Ketua Umum BPP Gapensi, Iskandar Z. Hartawi saat diwawancatai pada acara Rapimnas, Seminar dan Pameran GAPENSI di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Pihaknya mengakui keterlibatan swasta dalam industri dalam negeri di sektor konstruksi masih kurang dan Gapensi terus mendorong pelibatan swasta nadional dalam membangun infrastruktur konstruksi dalam negeri, disamping mengenalkan para mahasiswa sebagai bekal disaat mereka tamat kuliah dan terjun ke dunia kerja.

Sementara itu, Bendahara Umum BPP Gapensi, Bendahara Umum BPP Gapensi, Ken Pangestu menyampaikan, kegiatan seminar Gapensi ini untuk mensinergikan para industri dalam negeri sebagai pemasok infrastruktur konstruksi yang masih sangat minim.

"Selama ini sudah berjalan lancar, kedepan semua industri nasonal harus memanfaatkan produk dalam negeri," tutur Ken Pangestu.

Sekretaris Jendral BPP Gapensi, Andi Rukman mengatakan, Gapensi selaku asosiasi tertua di Indonesia harus menjadi pelopor dan penggerak roda ekonomi masyarakat.
Untuk itu, industri dalam negeri harus tumbuh dan dapat memanfaatkan teknologi dalam negeri.

Dia mendorong, kepada pelaku-pelaku industri agar dapat tumbuh dan berkembang. Semangatnya harus terus dilakukan untuk mendorong pembangunan Indonesia yang unggul dan mendorong produksi dalam negeri yang juga harus tumbuh.

Masih ditempat yang sama, Anggota BPP Gapensi, Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, keberpihakan konstruksi nasional atau konstruksi kelas menengah itu harus siap dan jangan menjadi jargon. Menurut dia, di saat ajang Pilpres semua bilang pemberdayaan lokal.

"Kita harua menangkap peluang ini, peluang untuk mengangkat infratruktur, fesyen saya itu UMKM, karena 70% dari penciptaan lapangan kerja itu dari UMKM, bahkan 90% dari unit UMKM kita, ini yang selalu saya bilang. Apa yang disampaikan ini menjadi rekonsiliasi nasional. Ini kesempatan kita untuk mewujudkan pengusaha-pengusaha nasional," ucap Sandiaga Uno.

Untuk memperluas pasar dalam negeri, ungkap dia, bukan hanya proyek pemerintah tetapi dari proyek swasta, pihaknya juga sekarang melihat peluang pembangunan gedung dari swasta yang terus berkembang. Mudah-mudahan melalui jalur Gapenai bisa menyerap aspirasi peluang-peluang proyek yang dapat sumbangsih buat bangsa.

"Kita dorong tumbuh berkembang dan menjadi pemain dilevel nasional. Kita akan memberi masukan pada level negara, dan kita dorong juga omnibus law, dengan menciptakan lapangan kerja, perpajakan dan pemberdayaan UMKM, ini harus kita gunakan pada kesempatan ini," tukasnya.

Gapensi terus bertumbuh, berbenah dan mengonsolidasikan potensinya, agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan menjadi bagian utama dalam pembangunan nasional. Pada tanggal 29-30 Januari ini, Gapensi akan menyelenggarakan Rapimnas yang dirangkaikan dengan Seminar Nasional dan Pameran Jasa Konstruksi. Gapensi akan membedah dan merumuskan roadmap industri, khususnya sektor konstruksi sebagai kontribusi pemikiran bagi bangsa, termasuk tentunya soal manajemen rantai pasok agar industri kita menjadi lebih efisien dan kompetitif.

Sedangkan pada pameran, melibatkan para pelaku dunia usaha industri konstruksi yang murni produk dalam negeri. Mengapa produksi dalam negeri? Inisiatif ini merupakan komitmen Gapensi sebagaimana amanat Presiden Jokowi untuk mengembangkan industri dalam negeri, mencintai produk negeri sendiri sehingga mengerakkan, menumbuhkan dan pada akhirnya mensejahterakan bangsa Indonesia. (utw)