Jokowi Diamuk Warganet Saat Ngetweet dan Tagar#TolakSementaraTurisCina Karena Virus Corona

TEKNOLOGI- 27 Januari 2020 | 09:27:55 WIB | Dubaca : 502
Jokowi Diamuk Warganet Saat Ngetweet dan Tagar#TolakSementaraTurisCina Karena Virus Corona

Korban wabah virus corona di China telah mencapai 52 orang dengan 1.287 kasus, baik yang positif maupun yang terduga. Hal ini membuat orang-orang di negara lain menjadi resah, termasuk Indonesia.

Bahkan tagar #TolakSementaraTurisChina ikut masuk dalam daftar trending topik di Twitter.

Tagar #TolakSementaraTurisChina masuk dalam daftar trending topik di Twitter Indonesia pada Minggu (26/1/2020) pagi.

Tagar ini telah dipakai pada 9.186 cuitan warganet. Ia bersanding dengan hastag lain yang berkaitan dengan virus corona.

Warganet yang menggunakan tagar #TolakSementaraTurisChina bukan bermaksud bersikap rasis. Menurut mereka ini adalah upaya untuk melindungi negara. dari virus corona.

Di saat seluruh dunia waspadai virus Corona dari China, ehh sempat-sempatnya Presiden RI Joko Widodo berkicau yang gak penting banget.

"Akhir tahun di kota Semarang, saya ke Pasar Johar. Berkeliling dari lantai ke lantai, bertemu pedagang dan warga, lalu beranjak ke kawasan Kota Lama. Semua terekam di gambar ini. Ada berapa Jokowi? Di mana saja?" kata Jokowi di akun resmi twitternya, Minggu, 26 Januari 2020.

berapa Jokowi? Di mana saja? pic.twitter.com/zoXAOFBd2T
— Joko Widodo (@jokowi) January 26, 2020

Ckckckck...

Sontak kicauan remeh temeh ini diamuk warganet.

"Woiiii @jokowi... pemimpin2 dunia sedang serius bicara virus #coronarovirus sementara ente masih nge-twit kayak begitu2 aje... ente tuh presiden bukan tukang mebel lagi! Bidji!" amuk @topesuspend.

"Pak, coba buat maklumat agar Touris dari China dilarang masuk dulu, untuk pencegahan Virus Corona yang menular. Jangan hal2 yang tdk penting buat cuitan Pak," komen @Khambali_Riau.

"Pak, Bikin Travel Ban untuk para wisatawan China yang menuju kesini dong!! Malaysia, Singapore sdh positif ada kasus Corona.. Itu tetangga sebelah loh!! Jangan didiamkan lah.. 😩😩," ujar @HuseinShelly.

"Ada beberapa Mahasiswa Indonesia di Wuhan yg cemas & panik hidupnya,".


Seperti yang cuitan yang ditulis oleh @afniiii1 berikut ini.

"Save Indonesian people! not racist but our country must be safe from corona virus. @jokowi #TolakSementaraTurisChina."

Warganet yang sangat getol menggemakan tagar #TolakSementaraTurisChina adalah akun @Raj4Purwa.

Ia mendesak pemerintah untuk segera memberlakukan travel warning.

"Kenapa cuma turis tagarnya, TKA (tenaga kerja asing) China berarti bisa donk ? #TolakSementaraTurisChina . Eh Um, semua TKA China menggunakan visa Turis, bukan visa kerja!" cuit @Raj4Purwa.

Ia pun menambahkan, "Semisal Bali, kalau sudah terjangkit, apa gak pada kabur tuh turis yang sudah ada, dan semua negara bakal mengeluarkan travel warning, ruginya nambah!".

Untuk diketahui, jumlah korban meninggal virus yang menyerang paru-paru itu bertambah menjadi 52 orang hingga Minggu (26/1/2020) pagi. Sementara tiga dokter Beijing dinyatakan positif sepulang dari Wuhan, Provinsi Hubei, sebagai daerah pertama ditemukannya kasus itu.

Sementara itu Thailand telah melaporkan lima kasus, Australia melaporkan empat, Singapura, Prancis, Jepang dan Taiwan tiga, Vietnam, Korea Selatan dan Amerika Serikat masing-masing dua, dan Nepal satu.

Virus dengan gejala demam, batuk dan kesulitan bernafas ini dapat ditularkan melalui kontak manusia.

Sehingga bandara di seluruh dunia telah meningkatkan pemeriksaan terhadap setiap turis. (utw)