Ucapan Ganjar Pranowo Tidak Etis Saat Masyarakat Jateng yang Dipimpin Masih Dibawah Garis Kemiskinan

HIBURAN- 08 Desember 2019 | 06:05:18 WIB | Dubaca : 1266
Ucapan Ganjar Pranowo Tidak Etis Saat Masyarakat Jateng yang Dipimpin Masih Dibawah Garis Kemiskinan

Pengakuan jujur datang dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ia mengaku suka nonton film porno.

"Kalau saya menonton film porno salahnya dimana? Saya dewasa, punya istri. Yang nggak boleh itu saya kirim-kirim itu karena yang mengirim itu kena UU ITE dengan tuduhan menyebarkan," kata Ganjar di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang Selasa (3/12).

Ganjar mengakui juga ada stafnya yang mempertanyakan kebiasaan itu.

"Kadang-kadang sebagai orang dewasa kan perlu, saya sehat kok, kecuali saya tidak sehat," ujarnya.

Mendengar pengakuan orang nomor satu Jawa Tengah ini, Deddy tergelak lalu mengingatkan jika Ganjar bisa dibully karena pernyataan jujurnya itu.

Menurutnya, ia sadar bahwa pengakuannya ini akan berimbas dirinya dicap kotor.

"Ya (sebenarnya) nggaklah, kecuali tiap hari saya bicara hal tentang pornografi, saya sebarin, sorry-lah," katanya.

Budayawan Jawa Tengah, Timur Sinar Suprabana mengkritik Gubernur Jateng Ganjar Pranowo soal kesukaan menonton film porno. Menurutnya, sikap Ganjar tersebut jelas tidak etis.

Video pengakuan Ganjar Pranowo yang suka menonton film porno bukan masalah diunggah ke akun Youtube, telah viral, dan menjadi perbincangan publik.

"Bagaimana mungkin, yang seharusnya tidak disentuh, ternyata ia lakukan dan disusul pengakuan terbuka sambil cengengesan. Itu kacau. Jelas tidak etis," kata Timur, Kamis (5/12).

Bagaimana mungkin orang yang saat ini memimpin daerah Jateng yang kondisinya masih banyak dibawah garis kemiskinan dengan seenaknya banyak mengeluarkan ucapan yang sembarangan tanpa dilihat efek dominonya, sungguh bodoh.

Bagaimana Bisa Seorang Gubernur Begitu Bangganya Pamer Hobi Nonton Porno, Itu Menandakan Mulutnya Tak Berpendidikan dan Minim Ilmu Agama.

Propinsi Jawa Tengah Tingkat Kemiskinannya Masih di Atas Angka 10,80% Dari Jumlah Penduduknya.

Jumlah Tersebut Berada di Atas Angka Rata - Rata Nasional. Dan Berdasarkan Data Badan Pusat Statistik, Angka Kemiskinan Jawa Tengah Pada Periode Awal Bulan Maret 2018 Sebesar 13,04%. Sebanyak 15 Dari 35 Kabupaten/Kota di Jawa Tengah Memiliki Angka Kemiskinan di Atas Kemiskinan Tingkat Provinsi.

Bahkan 26 Kabupaten/Kota Masih di Atas Rata - Rata Jumlah Statistik Kemiskinan Nasional. Wonosobo Merupakan Kabupaten Dengan Kemiskinan Tertinggi, Diikuti Kebumen dan Brebes, Purbalingga, Banyumas, Cilacap dan Lain - Lain.

Itu Baru Tingkat Kemiskinan, Belum Lagi Tingkat Pengangguran Yang Semakin Tinggi, Akibat Dari Banyaknya Industri Yang Tutup Sejak Rezim Jokowi, Sehingga PHK Besar - Besaran. Terlebih Lagi, Sektor UKM pun Jalan di Tempat Bahkan Cendrung Mati Suri.

Jadi, Masih Pantaskah Seorang Gubernur Jateng Pamer Edan Nonton Porno, Sedangkan Rakyatnya Saja Mayoritas Miskin dan Kelaparan!. (yd)