Sambut Hari Juang TNI AD, KOPASSUS Bekerja Sama dengan MANNA CARE INDONESIA Gelar Baksos

GAYAHIDUP- 01 Desember 2019 | 12:11:38 WIB | Dubaca : 171
Sambut Hari Juang TNI AD, KOPASSUS Bekerja Sama dengan MANNA CARE INDONESIA Gelar Baksos

Menyambut Hari Juang TNI AD yang akan jatuh pada tanggal 15 Desember 2019, Kopassus bekerja sama dengan Organisasi Manna Care Indonesia menyelenggarakan Bakti Sosial di Lapangan Gatot Komplek Kopassus Cijantung Pasar Rebo Jakarta Timur, Minggu (1/12)

Acara Bakti Sosial dibuka secara langsung oleh Danjen Kopassus, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr. (Han) dengan didampingi Ibu Debora, perwakilan dari Manna Care Indonesia dan sejumlah pejabat teras Kopassus.

Kegiatan Bakti Sosial diisi dengan beberapa kegiatan yaitu Donor Darah yang melibatkan 300 orang prajurit dan ASN Kemhan, pembagian 1000 kotak susu kepada siswa MIN 3 Jakarta Timur, pembagian 500 paket sembako kepada warga masyarakat dari desa binaan dan pembersihan sampah di Sungai Ciliwung dengan menggunakan jaring apung yang disesain secara khusus yang melibatkan 50 orang, pengobatan umum dan edukasi kesehatan kepada 500 warga masyarakat, serta edukasi masalah stunting kepada pasangan yang akan melaksanakan pernikahan. Khusus edukasi stunting akan dilaksanakan tgl 5 dan 6 Desember mendatang.

Dalam sambutannya, Danjen Kopassus mengatakan bahwa bakti sosial merupakan salah satu kegiatan pembinaan teritorial sebagai bentuk perhatian kepada kesulitan rakyat di sekeliling satuan. Oleh karenanya Kopassus sebagai bagian intgral dari TNI AD juga berkomitmen untuk ikut membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekeliling satuan Kopassus, khususnya yang merupakan desa binaan Kopassus.

Dijelaskan oleh Danjen bahwa dalam kegiatan bakti sosial kali ini sengaja dimasukkan program eduksi stunting terhadap pasangan yang akan melaksanakan pernikahan dalam rangka turut membantu pemerintah menurunkan angka stunting secara nasional.

"Dalam kegiatan bakti sosial kali ini kita masukkan program edukasi stunting kepada pasangan yang akan menikah, sebagai upaya untuk membantu program pemerintah mengatasi masalah stunting", tambah lulusan Akmil 1990 ini.

Diharapkan dengan edukasi stunting ini, pasangan muda akan mengetahui bagaimana menghadapi 1000 hari pertama kehidupan balita, sehingga akan terhindar dari masalah stunting dan permasalahan anak lainnya.

Menutup sambutannya Danjen berharap kegiatan ini akan memberikan stimulus kepada pihak-pihak lainnya untuk terlibat dalam upaya mengatasi kesulitan yang dialami masyarakat pada umumnya

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya mantan Menteri Kelautan, Freddy Numberi, perwakilan dari orgamisasi Manna Care Indonesia, Yayasan Matahari Timur, Pegadaian Indonesia dan sejumlah Asisten Danjen Kopassus dan Kabalak Kopassus. (ut)