Jokowi Ditegur PBB dan IMF Akibat Ulah Pemerintahannya Perihal Pengelolaan Tambang Batu Bara

EKONOMI- 27 November 2019 | 05:34:31 WIB | Dubaca : 130
Jokowi Ditegur PBB dan IMF Akibat Ulah Pemerintahannya Perihal Pengelolaan Tambang Batu Bara

Presiden Joko Widodo mengaku sempat diingatkan oleh petinggi Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) dan International Monetary Fund (IMF) lantaran Indonesia masih kencang dalam mengelola tambang batu bara untuk dijadikan bahan baku energi.

Hal itu disampaikan Jokowi saat membuka acara Indonesia Mining Association (IMA) Award di Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Jokowi mengaku diingatkan oleh Sekretaris PBB Antonio Guiterez saat ASEAN Summit di Bangkok beberapa waktu lalu.

"Di Bangkok kemarin, di ASEAN Summit saya bertemu dengan Sekjen PBB Antonio Guterres. Disampaikan kepada saya, Presiden Jokowi hati-hati urusan pertambangan. Hati-hati dengan urusan batubara," kata Jokowi.

"Dia mengajak saya untuk mulai, ternyata, ya ternyata, agar Indonesia mengurangi penggunaan batubara untuk pembangkit tenaga listrik," tuturnya.

Menanggapi teguran itu, Jokowi menegaskan bahwa Indonesia saat ini belum bisa beralih dari batu bara untuk kebutuhan energi listrik.

"Ya, saya jawab, sekarang masih dibutuhkan," kata dia.

Selanjutnya, Jokowi juga mengaku bahwa saat bertemu Managing Director IMF Kristalina Ivanova, IMF juga menyampaikan hal yang sama terkait penggunaan batu bara di Indonesia.

Jokowi mengaku sempat kaget karena dua kali berturut-turut ditegur oleh tokoh dunia soal penggunaan batu bara.

Ternyata penyakit kaget Jokowi tidak pernah hilang dari dirinya, padahal banyak hal ekonomi yang dilakukan oleh pemerintahannya membuat rakyat sengsara dan tidak pernah mau intropeksi dalam pengelolaan negaranya yang semrawut. (yd)