Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Telah Menyelamatkan Uang Rakyat

LIPUTAN KHUSUS- 31 Oktober 2019 | 01:52:55 WIB | Dubaca : 162
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Telah Menyelamatkan Uang Rakyat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan buka suara soal anggaran di APBD DKI Jakarta untuk lem Aibon sebesar Rp82,8 miliar. Anies Baswedan mengatakan, pihaknya sudah lebih dulu mengetahui. Namun, ia tak ingin publikasi ke media.

Beda dengan @psi_id yang mengunggah anggaran lem tersebut ke media sosial, Anies menyebut, ia dan pihaknya langsung memperbaiki masalah yang ada.

"Saya memperbaiki sistem, bukan mencari perhatian, ini ada 3 pilihan, menyelesaikan masalah, atau memperumit masalah, atau mengaktualisasi diri," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu, (30/10/2019).

Sebelumnya anggota DPRD DKI Jakarta fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), William Aditya Sarana menemukan anggaran yang tak lazim, yakni pembelian lem Aibon dengan total harga Rp82,8 miliar. Temuan itu viral setelah dipublikasikan William melalui media sosial Twitter dan Instagram.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyelamatkan uang rakyat, mungkin PSI hadir untuk menunjukkan, betapa yang baik dan buruk itu memang harus tetap ada. Untuk menjaga kesimbangan kehidupan.

Dalam hari-hari terakhir ini, di Jakarta kita bisa melihat kenyataannya. PSI yang dengan niat menjadi pahlawan hendak membuka kesalahan-kesalahan dalam APBD DKI, ternyata cuma pahlawan kesiangan.

Jauh hari sebelum PSI mengaku menemukan berbagai kejanggalan dalam Rancangan Anggaran Perencanaan dan Belanda Daerah (RAPBD) DKI, Anies ternyata sudah memblejetinya. Tak tanggung-tanggung, dia melihat angka-angka yang ajaib itu cukup banyak.

"Saya melihat keanehan anggaran salah satu suku dinas di Jakarta Timur yang melonjak 800%. Dari semula 35 M, ke 1,6 Triliun, Ini untuk belanja-belanja alat tulis kantor. Ini yang dikumpulkan angkanya baru yang di atas 1 M," ungkap Anies di Jakarta (30/10/2019).

Anies memberikan arahan kepada jajarannya agar memanfaatkan APBD untuk rakyat. "Ini bukan buat kita, tapi untuk rakyat," tegasnya.

Ada banyak sekali angka yang Anies paparkan. Anies memberikan arahan dengan geram. Tetapi, tidak ada makian, tidak ada hinaan di sana. Tetapi dengan begitu malah lebih ngeri. "Ini, Bapak/Ibu ulang, you’re out! Karena tidak bisa menjelaskan ke diri sendiri, tidak bisa menjelaskannya kepada publik, apalagi menjelaskannya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak bisa!," lanjutnya.

Anies mengadakan rapat untuk menyisir RAPBD ini pada 23 Oktober. Jauh dari berisiknya PSI yang seakan membongkar RAPBD. Anies sudah terlebih dahulu menemukan kejanggalan-kejanggalan tersebut dan memintanya untuk mencoret dan mengoreksinya sesegera mungkin.

Anies melawan energi jahat yang PSI semburkan itu dengan tenang dan kalem. Dengan senyumnya yang khas, Anies sudah lebih terbukti berhasil menyelamatkan uang rakyat.
https://www.youtube.com/watch?v=dgqWiG66jkc&t=568s. (tw)