Prabowo Diminta Untuk Menjadi Menteri Pertahanan, Seisi Kolam Mendidih

TOKOH- 21 Oktober 2019 | 23:28:52 WIB | Dubaca : 146
Prabowo Diminta Untuk Menjadi Menteri Pertahanan, Seisi Kolam Mendidih

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mengaku, diminta Presiden Jokowi memperkuat kabinet pada pemerintahan 2019-2024. Prabowo mengatakan, Jokowi meminta dirinya membantu di bidang pertahanan.

"Saya diminta membantu beliau (Jokowi) di bidang pertahanan," ungkap Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019).

Prabowo memastikan bahwa dirinya siap membantu pemerintahan Jokowi. Langkah ini juga merupakan keputusan Partai Gerindra. "Saya sudah sampaikan keputusan kami, daripada Partai Gerindra apabila diminta kami siap membantu, dan hari ini resmi diminta, dan kami setuju untuk membantu," kata Prabowo.

Prabowo mengaku siap bekerjasama dengan Jokowi. "Saya akan bekerja sebaik mungkin," ucap Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus Letnan Jenderal TNI (Purn) H. Prabowo Subianto mengatakan "Saya baru saja menghadap presiden RI yang kemarin baru dilantik. Kami diminta untuk memperkuat kabinet beliau,".

Menurut dia, Jokowi memintanya untuk membantu di bidang pertahanan. "Saya diminta untuk di bidang pertahanan. Saya akan bekerja sekeras mungkin mencapai sasaran. Dan harapan yang ditentukan. Saya kira demikian," kata Prabowo.

Sudah hampir dipastikan Prabowo akan menjadi Menteri Pertahanan RI 2019-2024.

Posisi Menteri Pertahanan merupakan posisi yang strategis. Dalam tata negara RI dikenal istilah Triumvirat atau 3 jabatan menteri strategis yang akan memimpin negara dalam kondisi darurat, yaitu Menteri Pertahanan, Menteri Dalam Negeri dan Menteri Luar Negeri.

Kabar inipun disambut gembira para pendukung Prabowo di Pilpres lalu. Sebaliknya, isi kolam mendidih. "Semoga pengorbanan harga diri pak #prabowo bisa menjadi energi yg positif untuk rakyat Indonesia...

Sakit tp harus dilakukan atau akan makin hancur negara ini..," komen warganet @nuramin39. "Gw cuma berharap Menhan yg baru bisa buru yg dulu nuduh @prabowo itu Penculik dan menhina dgn sebutan jendral pecatan," ujar @RestyChayah. (utw)