Ratusan Mahasiswa Geruduk Gedung MPR/DPR Tolak RKUHP dan UU KPK serta Teriakkan Jokowi Mundur

LIPUTAN KHUSUS- 20 September 2019 | 05:48:28 WIB | Dubaca : 182
Ratusan Mahasiswa Geruduk Gedung MPR/DPR Tolak RKUHP dan UU KPK serta Teriakkan Jokowi Mundur

Pada tanggal cantik 19 September 2019 di Jakarta, Ratusan mahasiswa berseragam almamater Trisakti, UI, Unindra, ITB, Galuh, Tarumanegara, UPI Bandung, STMB, UIN, dan UPN Veteran mendatangi Gedung MPR/DPR RI. Mereka menyuarakan penolakan terhadap RUU KUHP dan UU KPK yang baru disahkah Selasa (17/9) serta meneriakkan agar Jokowi Lengser dari jabatan presiden karena sudah tidak mampu membuat rakyat Indonesia sejahtera, adil dan makmur.

Kamis (19/9) pukul 16.45 WIB mahasiswa berkumpul di depan gerbang DPR/MPR di Jl Gatot Subroto, Jakarta. Mereka membawa sejumlah spanduk serta poster yang berisi penolakan terhadap RKUHP dan UU KPK.

"Kita sangat-sangat menyayangkan permasalahan-permasalahan yang terjadi belakangan ini. Mulai dari korupsi sampai dengan demokrasi di Indonesia yang makin lama makin terancam. Karena dari revisi Undang-Undang KPK-nya saja itu tidak pro pada upaya pemberantasan korupsi yang justru malah disahkan," ungkap Ketua BEM UI Manik Marganamahendra di lokasi (19/9/3019).

Lebih baik Menumbangkan nahkoda yang tak mampu mengemudikan kapal dari pada seisi kapal akan tenggelam kedasar lautan.

Hingga pukul 20.30 Mahasiswa masih bertahan di depan gedung DPR/MPR, Hasil demo mahasiswa hari di gedung DPR/MPR RI dalam menuntut pembatalan revisi UU KPK dan terus meneriakan Jokowi Mundur.

Beberapa aksi serupa juga dilakukan oleh para mahasiswa di beberapa daerah seperti di Riau dan padang-Sumatera Barat untuk memprotes kebijakan pemerintah yang merugikan rakyat.

Rencananya, aksi ini akan disusul gelombang lebih besar lagi menuju gedung MPR/DPR gabungan mahasiswa, emak emak militan dan masyarakat. (ut)