Setelah Berkibar di Depan Istana,Bendera Bintang Kejora Unjuk Kekuatan di Depan Mabes TNI AD

LIPUTAN KHUSUS- 30 Agustus 2019 | 05:24:01 WIB | Dubaca : 262
Setelah Berkibar di Depan Istana,Bendera Bintang Kejora Unjuk Kekuatan di Depan Mabes TNI AD

Bendera Bintang Kejora berkibar di depan Mabes TNI dan Istana Merdeka saat mahasiswa asal Papua melakukan unjuk rasa di Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (28/8/2019).

Dilansir dari Kompas.com, sebagian besar massa buka baju dan menari-nari sambil mengibarkan bendera Bintang Kejora.

Selain itu, massa yang sebagian besar lelaki itu melukis wajah mereka dengan gambar bendera Bintang Kejora.

Koordinator Aksi Ambrosius mengatakan, dalam aksinya, massa mengutuk keras kericuhan yang terjadi pada mahasiswa Papua di Surabaya beberapa waktu lalu.

Mereka juga menuntut agar rasialisme terhadap rakyar Papua dihentikan.

"Kami tegaskan, menghapuskan rasisme dan represi terhadap orang Papua hingga mereka bisa mengerti makna kebahagiaan hidup apabila rakyat Papua mendapatkan haknya untuk menentukan nasib sendiri," ujar Ambrosius di lokasi.

Selain itu, massa juga menuntut pemerintah membuka kembali akses internet di Papua.

Mereka juga menuntut agar pegawai Pemprov Papua dan Papua Barat melepas baju dinasnya.

Menu

Bintang Kejora Berkibar di Depan Mabes TNI, Panglima Marsekal Hadi Ingin Bertemu Egianus Kogoya
Kamis, 29 Agustus 2019 13:26

kolase-foto-marsekal-hadi-dan-bintang-kejora.jpg
Kolase foto Marsekal Hadi dan Bintang Kejora - Tribun Medan


Mereka juga menuntut agar pegawai Pemprov Papua dan Papua Barat melepas baju dinasnya.

Baca: Kena Operasi Patuh Toba, Mahasiswi ini Gemetar hingga Menangis, Tak Jadi Ditilang Setelah Bernyanyi

Baca: Andi Sukma Anggota DPRD Beristri 4, saat Pelantikan Bawa 3 Istrinya, Siap Bertarung di Pilkada

Baca: Prada DP Menangis Memohon Keringanan Hukuman hingga Didamprat Ibu Vera sebagai Pembohong




Panglima KKB OPM Goliath Tabuni Ikut Geram Polwan Kirim Miras ke Mahasiswa Papua, Curhat di Twitter

Paksa Bupati Tandatangani Referendum, Terjadi Baku Tembak TNI dengan KKB Papua di Deiyai


Panglima ingin bertemu Egianus Kogoya

Sehari sebelumnya, Selasa (27/8/2019) malam, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Tito Karnavian menggelar dialog dengan elemen masyarakat Papua di Kota Jayapura.

Dalam dialog yang membahas beberapa permasalahan yang tengah berkembang di Papua itu, nama Egianus Kogoya, pimpinan Organisasi Papua Meredeka (OPM) di Kabupaten Nduga, ikut disebut.

Bahkan, Panglima TNI menyampaikan niatannya untuk mengajak Egianus Kogoya berdialog.

"Saya sudah sampaikan untuk bisa berdialog, yang membuka adalah saya ke Pendeta Lipius (Biniluk) untuk bisa berdialog dengan tokoh agama, termasuk Egianus Kogoya," tutur Hadi.

Sumber permasalahan yang membuat sosok Egianus Kogoya dan kelompoknya terus berulah, sambung Panglima, bisa diketahui bila ada dialog antar kedua belah pihak.

Melalui dialog, diyakini bisa didapat solusi paling tepat untuk menyelesaikan masalah keamanan di Papua, terutama yang terkait dengan separatisme.

"Ini supaya kita semua bisa mengetahui akar permasalahannya itu apa, sehingga apa yang kita ketahui nanti bisa menyelesaikan dari sudut pandang Papua," kata Panglima.

Senada dengan Panglima, Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga menilai dialog bisa menjadi solusi yang tepat untuk Papua.

Menurut dia, apa yang telah dilakukan pemerintah dan aparat keamanan saat mengatasi masalah di Aceh, bisa juga dilakukan untuk Papua.

"Kalau ingin berdialog, kita juga siap berdialog. Tadi Bapak Panglima bahkan sudah mencari jalur tersendiri ke beberapa tokoh, bahwa beliau mau berdialog blak-blakan kepada saudara-saudara kita tersebut," tutur dia.

Sebelum tiba di Jayapura, pada siang hari, Panglima TNI dan Kapolri telah mengunjungi Kabupaten Biak Numfor untuk melakoni agenda yang sama dengan elemen masyarakat setempat.

Ini tindakan makar dan radikal yang nyata di Rezim Jokowi, Apa tindakan pemerintah? (ut)