Gubernur Anies : Jakarta Jadi Tuan Rumah Ajang Balapan Formula E-Prix 2020 Pertama di Dunia

OLAH RAGA- 15 Juli 2019 | 10:33:48 WIB | Dubaca : 280
Gubernur Anies : Jakarta Jadi Tuan Rumah Ajang Balapan Formula E-Prix 2020 Pertama di Dunia

Ajang balapan mobil listrik bergengsi dunia, Formula E, bakal singgah di Jakarta pada pertengahan 2020 mendatang.

Adalah Alejandro Agag, CEO FIA Formula E, dan Alberto Longo, Co-Founder dan CCO FIA Formula E bersama gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu di Amerika Serikat untuk membahas negara Indonesia bisa menjadi tuan rumah di ajang balapan Formula E pertama di dunia.

Pembahasan tentang Jakarta cukup panjang. Bukan karena alot, tapi karena sama-sama semangat. Bahkan, tak terasa waktu berjalan cepat: kita berdiskusi dan saling lempar ide hingga lebih dari 3 jam dan baru berhenti karena sudah ada aba-aba bahwa pertandingan akan dimulai. Kitapun lalu bergegas ke lintasan balap.

Usai mencapai kesepakatan untuk menjadikan Jakarta sebagai salah satu kota host Formula E 2020, kami bersama meninjau lintasan balap.

Sepanjang menyusuri lintasan, mereka mengenalkan dengan tim peserta dan pembalapnya. Beberapa pembalap kenamaan ada disana. Saat kami menyapa, mereka semua sudah berjajar siap masuk ke mobil.

Formula E adalah ajang balap mobil elektrik (E-Prix) pertama di dunia. Dengan tujuan memperkenalkan mobil listrik dan mengurangi emisi karbon melalui balapan yang serupa Formula 1, dilakukan di jalur jalanan dalam kota.

"InsyaAllah Jakarta akan menjadi tuan rumah untuk seri kejuaraan Formula E musim berikutnya, di tahun 2020. Ini akan menjadi Kejuaraan E-Prix pertama di Indonesia," ungkap Anies di AS (13/7/2019).

Dari kajian awal atas rencana ini, E-Prix Jakarta berpotensi menghadirkan manfaat ekonomi di ibu kota senilai 78 juta Euro. Diperkirakan 35 ribu penonton baik internasional dan domestik akan menghasilkan transaksi ekonomi sekitar 1,6 juta Euro selama E-Prix berlangsung, baik di industri konsumsi, transportasi maupun akomodasi. Secara tidak langsung akan berdampak di sektor pariwisata kita juga ikut terangkat. Total nilai liputan media tentang Jakarta setara dengan 15 juta Euro.

Jakarta akan menjadi sorotan dunia, liputan media asing menggaungkan nama Jakarta, Indonesia ke masyarakat dunia. Kita sejajar dengan kota-kota maju megapolitan lainnya. InsyaAllah, semua persiapan bisa berjalan lancar. (utw)