Dukung Kereta Cepat Indonesia China, Kodam III/Siliwangi Serahkan 2,7 Hektare Lahannya,Nasionalisme?

LIPUTAN KHUSUS- 08 Juli 2019 | 10:20:07 WIB | Dubaca : 123
Dukung Kereta Cepat Indonesia China, Kodam III/Siliwangi Serahkan 2,7 Hektare Lahannya,Nasionalisme?

Sebagai wujud nyata sinergitas antara TNI dan PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Kodam III/ Siliwangi menyerahkan aset berupa lahan dan bangunan seluas 2,7 hektare yang ada di Brigif 15 Kujang II Kodam III/Siliwangi.

Lahan dan bangunan milik Kodam III/Siliwangi tersebut merupakan lokasi terdampak jalut kereta cepat yang menghubungkan Jakarta dan Bandung.

Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono, mengatakan bahwa tukar menukar aset tersebut bertujuan mendukung program pemerintah mempercepat akses masyarakat dari Jakarta menuju Bandung maupun arah sebaliknya.

"Lahan milik Kodam III/Siliwangi yang seluas 2,7 Ha tersebut sebelumnya hanya bermanfaat sebagai pembatas antara Jalan Tol dan Stadion. Kami menyerahkan lahan tersebut dan pihak PT KCIC menggantikan dengan lahan seluas 210 Ha di daerah Garut Selatan ditambah dua rencana bangunan kolam renang di Cirebon dan Pangalengan," katanya di Hotel Aryaduta Bandung, Jumat (05/7/2019).

Mayjen TNI Tri Soewandono menjelaskan bahwa harga lahan seluas 2,7 hektare yang ada di Cimahi tersebut ialah Rp 135 miliar, sedangkan lahan seluas 210 hektare sebagai penggantinya senilai Rp 144 miliar.

Mayjen TNI Tri Soewandono menilai bahwa hal tersebut memberikan keuntungan bagi pihaknya.

Proses tukar menukar tersebut dikatakan Pangdam merupakan proses penilaian dari tim Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Harga yang ditukar sama dengan harga tanah ditambah dua pembangunan kolam renang.

"Proses kerjasama ini sudah mendapat persetujuan melalui proses berjenjang dari Mabesad, Mabes TNI, Kemhan RI hingga Menkeu RI," ujarnya.

Rencananya, lahan sebagai pengganti tersebut yang ada di Garut, akan dijadikan sebagai tempat latihan, mengingat lokasi latihan TNI, dikatakan Mayjen TNI Tri Soewandono, lebih banyak di daerah utara.

Maka dalam waktu dekat, di wilayah selatan akan dijadikan tempat latihan.

Sebagai rencana jangka panjangnya, lahan tersebut rencananya akan dijadikan satuan baru.

"Akses menuju lahan yang di Garut tersebut sudah bisa dilalui, lahan tersebut sebelumnya ialah berupa kebun. Sementara untuk rencana kolam renang yang akan dibangun, ukurannya ialah 50 meter x 25 meter, atau standar olimpiade," katanya.

Penandatanganan perjanjian antara Kodam III/Siliwangi tentang pelaksanaan tukar menukar aset negara berupa tanah dan bangunan di Brigif 15 Kujang II Kodam III/Siliwangi, dihadiri langsung oleh Direktur Utama PT KCIC, Chandra Dwiputra.

Chandra Dwiputra menjelaskan bahwa lahan yang akan ditukarkan kepada pihak Kodam, berada di Desa Cijayana dan Desa Samudra Jaya.

Lahan tersebut merupakan aset PT KCIC. Sementara dua lokasi kolam renang ialah di Yon Arhanud Cirebon dan Yon Zipur Pangalengan.

"Melalui kerjasama ini, kami optimis proyek pembangunan kereta cepat bisa berjalan progresif sehingga bisa mencapai target. Harapannya, melalui pembangunan tersebut, bisa sebagai sarana pembelajaran tentang teknologi transportasi massal modern yang sejalan dengan terbukanya lapangan kerja bagi ribuan putera puteri terbaik Indonesia," katanya.

Apa ini yang dinamakan rasa nasionalisme? (ut)