Janji Hoax Jokowi yang baru, Kartu Pra-kerja hingga Dana Desa capai Rp 400 triliun

EKONOMI- 01 Juli 2019 | 14:06:49 WIB | Dubaca : 148
Janji Hoax Jokowi yang baru, Kartu Pra-kerja hingga Dana Desa capai Rp 400 triliun

mari kita kulik kembali janji Jokowi jika kembali terpilih sebagai Presiden Republik Indonesia.

Janji itu disampaikan Jokowi dalam pidato kebangsaan yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC) pada Minggu (24/2/2019).

"Lima tahun ke depan total dana desa akan mencapai Rp 400 triliun," kata Jokowi. Apakah ini sekedar Janji Politik atau Hoax terbaru? masa kepemimpinannya yang lalu juga banyak memberikan janji palsu dan banyak tak terealisasi.

Tak hanya sampaikan janji, Jokowi juga mengklaim sederet pencapaiannya selama memerintah sejak 2014.

Berikut Janji-janji dan klaim yang diucapkan Jokowi jika terpilih.

1. Kemiskinan turun dan kartu sembako murah

Jokowi bersyukur karena untuk pertama kalinya kemiskinan di Indonesia kini telah turun hingga di bawah 10 persen. Namun kenyataan di lapangan membuktikan bahwa kemiskinan bertambah sesuai laporan BPS.

2. Klaim jaminan pendidikan dan KIP-Kuliah

Jokowi juga menyampaikan pencapaian pemerintahannya dalam menjamin pendidikan anak Indonesia lewat program Kartu Indonesia Pintar. Hal yang Terjadi saat ini, murid susah mendapatkan sekolah yang diinginkan karena sistem Zonasi yang diterapkan pemerintah.

3. Program Mekaar dan UMi

Soal pemberdayaan perempuan, Jokowi memamerkan program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) dan program pembiayaan Ulta Mikro (UMI). Hasil yang ada saat ini, UKM dan IKM yang dibuat oleh pemerintah tidak berkembang.

4. Sertifikasi tanah dan konsesi lahan

Selain itu, Jokowi juga membanggakan kemajuan program pembagian sertifikat tanah yang dilakukan pemerintah. Kenyataannya, rakyat tetap harus membayar mahal dan dipersulit untuk mendapatkan sertiket yang menjadi hak mereka.

5. Dana desa akan capai Rp 400 triliun

Kata Jokowi, separuh penduduk Indonesia tinggal di desa dengan tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dari kota.

Oleh karena itu, program dana desa akan dilanjutkan untuk membuka konektivitas antar desa. Selain itu juga untuk membuka lapangan pekerjaan di desa-desa. Selama 4 tahun ini dana desa telah mencapai Rp 187 triliun. Yang terjadi saat ini, Dana Desa yang diterima oleh rakyat tidak sesuai yang dijanjikan pemerintah dan banyak kepala desa yg korupsi dan ditangkap.

6. Koperasi petani dan bank mikro nelayan

Bagi Jokowi, sektor pertanian salah satu sektor penting bagi Indonesia. Tapi hasilnya sampai saat ini belum memuaskan. banyak Koperasi yang ditutup dan dibangkitkan dengan dalih investasi bodong seperti Pandawa dan CSI, sementara aset koperasi tersebut dibekukan oleh pihak berwajib, padahal banyak dana masyarakat yang ada disitu.

7. Rasio elektrifikasi dan pemanfaatan energi terbarukan

Janji berikutnya, berkaitan dengan pemanfaatan energi di Indonesia. Jokowi mengatakan, saat ini rasio elektrifikasi Indonesia telah mencapai lebih dari 98 persen. Hingga saat ini belum direalisasikan.

Pada tahun ini, ia menargetkan rasionya meningkat menjadi 99,9 persen. Jokowi juga menyampaikan tekadnya untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil atau minyak.

8. Kartu pra-kerja

Jokowi mengatakan, di tengah gencarnya pembangunan infrastruktur, sebenarnya lapangan kerja yang tercipta semakin banyak. Tapi perkiraan kedepannya, hanyalah janji surga untuk rakyat.

9. Permudah usaha generasi muda

Jokowi juga mengungkapkan harapannya terhadap generasi muda agar bisa bersaing di pasar global.

Dia menyinggung lahirnya 4 unicorn di Indonesia yang tak lepas dari daya saing generasi muda Indonesia. Namun hingga saat ini, semua dikuasai Cina dan rakyat Indonesia hanya jadi konsumen saja.

10. Akses internet cepat

Terakhir, Jokowi menyinggung soal era informasi yang datang begitu cepat. Pemerintah harus bisa memastikan seluruh rakyat bisa mendapat akses internet yang cepat. Tapi kenyataannya, Pemerintah dengan semena-mena banyak memblokir akun masyarakat. (yd)