Pemprov DKI Jakarta dan Gubernur Anies Siapkan 222 Armada Bus untuk Angkutan Balik Bagi Pemudik

OTOMOTIVE- 10 Juni 2019 | 05:20:33 WIB | Dubaca : 123
Pemprov DKI Jakarta dan Gubernur Anies Siapkan 222 Armada Bus untuk Angkutan Balik Bagi Pemudik

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Gubernur Anies Baswedan memfasilitasi warga yang hendak kembali ke Ibu Kota selepas mudik dari kampung halaman mereka. Untuk itu, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta memberangkatkan 222 bus angkutan balik dengan total kapasitas angkut 9.657 penumpang dari 10 kota pemberangkatan.

"Petugas Dishub Provinsi DKI Jakarta sudah stand by di 10 terminal pemberangkatan dan intens bekerja sama dengan dishub di daerah setempat agar memastikan layanan untuk masyarakat ini berjalan optimal," ungkap Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Sigit Widjatmoko, melalui keterangan pers yang diterima, Minggu (9/6/2019).

Dia menjelaskan, Pemprov DKI juga bekerja sama dengan Transjakarta untuk menyediakan shuttle bus gratis yang akan mengantarkan para penumpang angkutan balik dari terminal ke halte tujuan mereka di Ibu Kota. Layanan shuttle bus itu akan beroperasi selama 24 jam. Penumpag angkutan balik, kata Sigit, cukup menunjukkan tiket mudik gratis mereka untuk menikmati fasilitas tersebut.

"Layanan shuttle gratis ini ada di terminal-terminal Jakarta, seperti Terminal Kampung Rambutan, Lebak Bulus, Kampung Melayu, Rawamangun, dan lain-lain. Pemudik cukup menunjukkan tiket mudik gratis saja. Ini untuk memastikan bahwa layanan lanjutan bagi masyarakat dapat diakses 24 jam," ucapnya.

Tidak hanya itu, Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan 26 truk pengangkut sepeda motor buat para pemudik motor pada arus balik lebaran tahun ini secara gratis. Truk-truk dan bus-bus tersebut diberangkatkan dari Ciamis, Kuningan, Tegal, Pekalongan, Semarang, Kebumen, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Jombang.

Untuk melaksanakan program mudik dan balik gratis tersebut, Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan anggaran sebesar Rp14 miliar. Biaya tersebut sudah mencakup untuk menyewa 594 bus (372 bus pada arus mudik dan 222 pada arus balik); 62 truk pengangkut motor (36 truk pada arus mudik dan 26 truk pada arus balik), serta; biaya untuk operasional pengawasan, pelaksanaan, dan pengelolaan acara.

Adapun rata-rata biaya sewa bus sebesar Rp19,3 juta per unit. Dengan begitu, total anggaran untuk sewa bus angkutan Lebaran 1440 H saja mencapai Rp11,48 miliar, dengan rata-rata ongkos Rp358.000 per penumpang. (utw)