Bahaya Besar Menunggu Indonesia

FOKUS PERISTIWA- 30 Mei 2019 | 08:58:59 WIB | Dubaca : 235
Bahaya Besar Menunggu Indonesia

Mata dunia kini tertuju ke Indonesia. Jokowi yg haus kekuasaan memaksa KPU dan BAWASLU agar bekerja cepat mempolitisir perolehan suara dilapangan agar sesuai dg persentase QC yg 2 mingguan ini tetap dipaksakan tayang di tipi

Indonesia membara. Pendukung Prabowo sdh kantongi C1 asli dan menjelaskan Prabowo menang 62% atas Jokowi.

Namun bukan Jokowi namanya kalo bukan Culas, Licik dan Rakus. Berbekal kemenangan palsunya 2014 lalu ia tengah berusaha segala cara melemahkan semangat juang pendukung Prabowo dan agar mengakui kekalahan Prabowo meski secara Real Count Prabowo menang telak di 30 Provinsi.

Baru sekarang terjadi, Jokowi yg hanya menang di 4 provinsi memaksa semua elemen bangsa ntk mengakui kemenenangannya padahal rakyat menyaksikan Prabowo unggul di 75% provinsi. Sungguh sikap tak terpuji.

Jokowi diketahui takut luar biasa kpd Cina jika sampai ia kalah. Cina disinyalir akan membuka semua kedoknya ke Publik jika sampai ia kalah.

Jokowi tersiksa
Jokowi lelah
Jokowi merana
Jokowi terbuang
Jokowi tersisih
Jokowi ketakutan

Cina akan segera meminta pertanggungjawabannya jika Probowo menang. Itu aib bagi jokowi.

Untuk itu jokowi berusaha segala cara. PD ia rangkul dg tawaran menteri, PAN ia beri iming² posisi lbh banyak daripada komposisi yg diberikan BPN. Ulama ia persekusi, ia cari kesalahannya. Ia rangkul untuk menjatuhkan. Jokowi melakukan segala cara agar perhitungan QC yg ditampilkn tipi adalah perhitungan yg legitimate dan harus diakui rakyat meski harus dg cara *membunuh rakyatnya sendiri*. Fakta 560 org petugas KPPS yg meninggal secara misterius buktinya. Semua yg mati tersebut adalah juru kunci yg memegang perhitungan suara.

Sesadis itu
Sekejam itu
Setega itu
Sebengis itu
Senafsu itu

#Itulah Jokowi...

Sekali lagi bagi Jokowi, Prabowo harus kalah atau Prabowo akan membuatnya malu di mata dunia

Sekarang, jawaban menang kalah ada ditangan Rakyat. Rakyat yg harus menentukan sikap. Rakyat yg harus bersuara. (yd)