Prabowo : Tragedi 22 Mei Coreng Martabat Indonesia

NASIONAL- 23 Mei 2019 | 06:13:38 WIB | Dubaca : 239
Prabowo : Tragedi 22 Mei Coreng Martabat Indonesia

Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto mengaku prihatin atas pecahnya bentrokan antara massa dengan aparat kepolisian pasca-penetapan hasil Pilpres oleh KPU yang terjadi sejak tadi malam hingga hari ini, Rabu (22/5/2019). Prabowo menyebut tragedi itu telah mencoreng martabat bangsa Indonesia.

"Peristiwa kekerasan tadi malam dan juga di subuh tadi yang telah mencoreng martabat dan marwah bangsa Indonesia, jangan terjadi lagi. Bila hal ini sampai terjadi lagi, kami sangat khawatir rajutan dan anyaman kita semua bisa rusak dan sangat sulit untuk dirangkai lagi," kata Prabowo dalam pidatonya di Kertanegara, Jakarta.

Dia berharap kemanunggalan aparat TNI-Polri dengan rakyat senantiasa terjaga dan tidak digunakan sebagai alat kekuasaaan. Oleh karenanya, dirinya mengimbau aparat TNI-Polri tidak melakukan tindakan represif kepada rakyat apalagi sampai melakukan kekerasan.

Aksi Massa 22 Mei

Seperti diwartakan, bentrokan terjadi dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu 21 Mei 2019 malam.

Akibat bentrok tersebut, dilaporkan enam orang meninggal dunia serta 200 orang luka-luka. Gesekan antara massa dengan aparat juga masih terjadi pagi tadi. Aksi pembakaran juga dilakukan massa di beberapa titik. Mobil polisi tak luput jadi sasaran amuk massa. (ut)