Warning: session_start(): open(/tmp/sess_8h0ql9akra77nf3ocsfrt7ede0, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in /home/beritanu/public_html/reportaseindonesia.com/media1.php on line 3
Pemilu Paling Berdarah Sepanjang Sejarah Indonesia, Dr. Umar Zein Ungkap Perihal Tersebut

Pemilu Paling Berdarah Sepanjang Sejarah Indonesia, Dr. Umar Zein Ungkap Perihal Tersebut

LIPUTAN KHUSUS- 03 Mei 2019 | 05:01:41 WIB | Dubaca : 122
Pemilu Paling Berdarah Sepanjang Sejarah Indonesia, Dr. Umar Zein Ungkap Perihal Tersebut

PEMILU PALING BERDARAH SEPANJANG SEJARAH UMAT MANUSIA, Operasi Pembantaian Terhadap Saksi & Panitia Pencoblosan 17 April 2019.

Hingga Detik Ini Media Nasional Memberitakan 300an Saksi & Petugas KPPS Tewas, Korban Jiwa Terus Bertambah. Dr. Umar Zen menyebutkan bahwa Meninggalnya ratusan petugas KPPS bukan karena kelelahan, apa yg menyebabkan hal itu terjadi?

1. Ultimatum "PERANG TOTAL" Kubu 01 :
Menjelang kemenangan kubu 02, mendadak Sandiago Uno tiba² sakit yang hampir menewaskan dirinya. Upaya pembunuhan gagal akibat racun yang menyerang Sandiago segera hilang karena Puasa Sunnah yang sering dilakukannya..

Tanda-tandanya pun sama dengan detik-detik tewasnya ketua KPU pada tahun 2015 silam ketika akan mengungkapkan kecurangan Jokowi pada Pilpres th 2014.

Saat itu 2015 ketua KPU tiba-tiba sakit keras, kemudian masuk instalasi ICU, pihak RS menemukan dalam darahnya ditemukan 3jenis racun berbahaya. Ketua KPU pun tewas dengan tubuh lebam akibat racun.

2. Operasi Pembantaian Terhadap Petugas & Saksi Pemilu :
Usai pencoblosan 17 April 2019, beberapa hari kemudian ratusan petugas KPPS dari sekitar 500.000 TPS se-Indonesia mendadak sakit dan banyak yang tewas. Tahun Pemilu sebelumnya semua petugas KPPS walau bekerja berhari hari tapi tak satupun ada yg tewas.

Kali ini ultimatum "PERANG TOTAL" yang diumbar kubu Jokowi telah menewaskan ratusan petugas KPPS demi menutupi kecurangan kubu 01 agar tak ada saksi kecurangan.

Sementara ratusan saksi Pemilu pun tak luput dari operasi pembunuhan agar rezim Jokowi dapat leluasa memanipulasi hasil Pilpres untuk kembali berkuasa 2 periode.

Sumber di lapangan menemukan ada kegagalan pembunuhan² terhadap saksi PKS karena disaat hari pencoblosan para kader PKS yang menjadi saksi dalam keadaan berpuasa sehingga upaya meracuni pun gagal walaupun tak sedikit saksi PKS yang tewas.

3. Penjajahan Mencengkeram Ibu Pertiwi :
INGAT SLOGAN PARA PEJUANG KEMERDEKAAN DAHULU, "MERDEKA ATAU MATI !". (yd)

BERITA LAINNYA MORE

Warning: Unknown: open(/tmp/sess_8h0ql9akra77nf3ocsfrt7ede0, O_RDWR) failed: Disk quota exceeded (122) in Unknown on line 0

Warning: Unknown: Failed to write session data (files). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/tmp) in Unknown on line 0