Pegadaian Targetkan 12 Juta Nasabah dan Luncurkan Tiga Produk yang Siap Dipasarkan

EKONOMI- 30 April 2019 | 13:27:04 WIB | Dubaca : 143
Pegadaian Targetkan 12 Juta Nasabah dan Luncurkan  Tiga Produk yang Siap Dipasarkan

PT Pegadaian (Persero) meluncurkan tiga produk baru yaitu Gadai on Demand (GoD), Branch Transformation Office, dan Rahn Tasjily Tanah berbarengan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Pegadaian ke 118 pada hari ini. Ketiga produk itu merupakan hasil pengembangan inovasi dan sistem layanan secara digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah.

Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan, dengan adanya produk-produk terbaru itu maka dapat meningkatkan jumlah nasabah Pegadaian. Di mana perseroan menargetkan bisa mencapai 12 juta jiwa nasabah hingga akhir tahun 2019.

"Kami menyadari bahwa nasabah semakin ingin dilayani dengan cepat, aman, dan nyaman dengan menggunakan teknologi digital. Oleh karena itu, kami meluncurkan tiga produk layanan untuk mempermudah nasabah menggunakan fasilitas dari Pegadaian," kata Kuswiyoto seperti dikutip dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (28/4/2019).

Gadai on Demand (GoD) merupakan layanan yang membantu nasabah yang ingin menggadaikan perhiasan atau barang berharga lainnya, tetapi tidak memiliki waktu ke gerai Pegadaian. Maka nasabah hanya perlu mengantarkan barang yang ingin digadaikan melalui platform trasnportasi online yang bekerjasama dengan Pegadaian.

“Nantinya petugas ojek online akan menjemput barang yang akan digadaikan, selanjutnya dana hasil gadai akan ditransfer ke rekening nasabah," jelas dia.

Sedangkan Branch Transformation Office merupakan peluncuran standarisasi outlet baik dari sisi fisik bangunan, maupun sistem layanan. Dari sisi penjualan, layanan ini akan meningkatkan sistem kerja seperti penetapan sales model, penetapan standar penjualan di cabang, peningkatan produktifitas outbond sales, pengembangan sales tools, dan sebagai customer relationship management yang terintegrasi.

Untuk proses bisnis, Branch Transformation Office akan meningkatkan sistem perusahaan seperti redesign branch choreography, penggunaan aplikasi erica pada transaksi cabang, reengineering proses bisnis yang mendukung transaksi cashless, auto scoring pinjaman makro, penggunaan QR code pada surat bukti gadai, penggunaan perjanjian kredit digital, dan digitalisasi penyimpanan barang jaminan.

Sementara itu, Rahn Tasjily Tanah merupakan produk dari Pegadaian Syariah dengan jaminan berupa sertifikat tanah atau bukti kepemilikan tanah yang ditujukkan kepada pengusaha mikro dan petani. Cara kerja dan prinsipnya pun disesuaikan dengan prinsip syariat Islam.

“Selain itu, marhun bih atau pinjaman yang diberikan juga terbilang tinggi, mulai dari Rp1 juta hingga Rp200 juta dengan aturan angsuran yang sangat fleksibel," ujar Kuswiyoto. (ut)