Akhirnya, Para Pendukung Jokowi yang Tertangkap KPK Mulai Bernyanyi dan Menyeret Rekannya Juga

FOKUS PERISTIWA- 10 April 2019 | 06:31:53 WIB | Dubaca : 151
Akhirnya, Para Pendukung Jokowi yang Tertangkap KPK Mulai Bernyanyi dan Menyeret Rekannya Juga

Politikus Golkar, Bowo Sidik Pangarso mengakui bahwa dirinya diminta koleganya, Nusron Wahid untuk menyiapkan sekitar 400 ribu amplop. Permintaan ratusan ribu amplop ini soal serangan fajar di Pemilu 2019.

Hal itu dikatakan Bowo usai menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupi (KPK), Selasa, 9 April 2019.

"Saya diminta oleh partai menyiapkan 400 ribu (amplop), Nusron Wahid meminta saya untuk menyiapkan 400 ribu (amplop)," kata Bowo saat dikonfirmasi awak media.

Terkait serangan fajar untuk kepentingan pileg atau pilpres, Bowo justru kembali menyinggung nama Nusron Wahid. "Diminta Nusron Wahid untuk menyiapkan itu," ujar Bowo.

Ia menyatakan bahwa, "kami adalah pendukung paslon capres 01 dan hasil itu memang untuk Pemilu," ungkapnya.

Terkait perkara ini, KPK juga menjerat anak buah Bowo yang juga staf PT Inersia bernama Indung sebagai tersangka. Kemudian, KPK juga menetapkan Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti sebagai tersangka.

Kasus ini bermula saat PT Humpuss Transportasi Kimia berupaya kembali menjalin kerja sama dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) untuk mendistribusikan pupuk PT Pupuk Indonesia memakai kapal-kapal PT Humpuss Transportasi Kimia. Untuk merealisasikan hal tersebut, PT Humpuss meminta bantuan Bowo Sidik Pangarso. (yd)