Ternyata, Jalan Tol yang Diakui oleh Rezim Saat ini Adalah Lanjutan dari Pemerintahan yang Lalu

EKONOMI- 12 Maret 2019 | 06:06:51 WIB | Dubaca : 124
Ternyata, Jalan Tol yang Diakui oleh Rezim Saat ini Adalah Lanjutan dari Pemerintahan yang Lalu

Sejak zaman SBY-JK, ada beberapa ruas tol yg dibangun oleh perusahaannya pak JK. Saat perjalanannya terjadi krisis global, semua negara di dunia.

Mengalami goncangan ekonomi, termasuk negara besar seperti Amerika, Jerman, Perancis termasuk Indonesia. Dalam kondisi seperti itu, SBY-JK tidak mungkin melanjutkan pembangunan tol, karena ekonomi rakyat dan negara lebih penting. Akhirnya pembangunan tol ditangguhkan, jadi salah jika ada yg bilang mengkrak, tapi ditunda.

Akhirnya zaman SBY-JK lebih fokus mengurus ekonomi dimana Indonesia pada saat itu masuk urutan ke 3 negara yg ekonominya terkuat didunia dibawah China dan India, setelah kondisi ekonomi global mulai membaik barulah jalan tol itu dilanjutkan kembali pada periode SBY-BOEDIONO, dalam perjalanan pembangunan SBY tidak lagi bisa melanjutkan pemerintahannya karena sudah habis masa jabatannya yang hanya cukup 2 periode atau 10 tahun, maka pembangunan itu kemudian dilanjutkan oleh presiden berikutnya, kebetulan adalah Jokowi.

Namun dalam perjalanannya saat ini, rezim Jokowi banyak mengakui bahwa pembangunan jalan tol, mereka yang membuatnya, diantaranya :

Tol Kertosono-Mojokerto
Tol Akses Tanjung Priok
Tol Gempol
Tol Semarang – Solo
Tol Palembang-Indralaya
Tol Gempol–Pandaan
Tol Cipali
Tol Surabaya
Tol Pejagan-Pemalang
Tol Medan-Binjai
Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi
Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu
Tol Soreang-Pasir Koja
Tol Bakauheni-Terbanggi
Tol Ngawi-Kertosono
Tol Bogor

Tapi kenyataan yang ada itu, ternyata :

Tol Kertosono-Mojokerto Mulai dibangun 2007 rekonstruksi 2011
Tol Akses Tanjung Priok Mulai dibangun 2010 rekonstruksi 2012
Tol Gempol–Pasuruan Mulai Rekonstruksi 2011
Tol Semarang–Solo Mulai Rekonstruksi 2009
Tol Palembang-Indralaya Mulai Maret 2013
Tol Gempol–Pandaan Mulai 5 Apr 2012
Tol Cipali Mulai 8 Des 2011 dibangun PT LSM Milik Bang Sandiaga Uno
Tol Surabaya-Mojokerto dibangun 2007
Tol Pejagan-Pemalang rekonstruksi September 2011
Tol Medan-Binjai (Sampai skrg masih terkendala lahan)
Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Mulai rekonstruksi 2011
Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Mulai 2011
Tol Soreang-Pasir Koja Mulai 2011
Tol Bakauheni-Terbanggi Mulai 2013
Tol Ngawi-Kertosono rekonstruksi Mulai 2012
Tol Bogor Mulai 2011

Intinya tol-tol tersebut itu hanya proyek lanjutan dari SBY, jadi tidak boleh seenaknya di klaim. Dan tidak semua tol zaman SBY yg mangkrak, ada 17 tol yg selesai :

1. Cikampek-Purwakarta-Padalarang beroperasi April 2005
2 JORR W2S-E1-E2-E3 beroperasi Agustus 2007
3 SS Waru-Bandara Juanda beroperasi April 2008
4 Makassar seksi IV, beroperasi September 2008
5 Jembatan Suramadu beroperasi Juni 2009
6 Kanci-Pejagan beroperasi Januari 2010
7 JORR W1 Februari 2010
8 Surabaya-Mojokerto seksi 1A beroperasi Agustus 2011
9 Semarang-Solo seksi I beroperasi November 2011
10 Bogor ring road seksi 1A beroperasi November 2011
11 Cinere-Jagorawi beroperasi Februari 2012
12 Bali Mandara beroperasi September 2013
13 Semarang-Solo seksi II beroperasi April 2014
14 Bogor ring road seksi IIA beroperasi Mei 2014
15 JORR W2 Utara beroperasi Juli 2014
16 Kertosono-Mojokerto seksi I beroperasi Oktober 2014
17 Porong-Gempol seksi Kejapanan-Gempol beroperasi Mei 2015. (dn)