Gubernur Jakarta Anies Akan Laporkan Ketua DPRD DKI yang Menolak Jual Saham Bir Pada Rakyat

TOKOH- 07 Maret 2019 | 09:34:48 WIB | Dubaca : 138
Gubernur Jakarta Anies Akan Laporkan Ketua DPRD DKI yang Menolak Jual Saham Bir Pada Rakyat

Sudah satu Tahun Surat Gubernur DKI Jaya untuk melepas Saham Anker Bir DITOLAK DPRD. Anies akan Laporkan ke Rakyat.
Siapa Saja yang Menolak dan dari Fraksi Mana Saja, biar Penduduk Jakarta Tahu.

Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP menolak menjual saham bir. Sementara itu, gubernur DKI Anies sudah membuat suratnya.

"Saya akan Laporkan pada masyarakat bahwa ada wakilnya di DPRD yang menolak menjual saham bir," ungkap Anies di Jakarta (5/3/2019)

Ini alasan Pak Anies Baswedan jual saham bir :
1. Peran Pembangunan Diragukan
Sebuah saham di BUMD yang peran pembangunannya kita ragukan dimana letak peran pembangunan dari sebuah perusahaan bir, dimana letak pembangunannya? Karena itu kita koreksi.

2. Deviden per tahun tidak besar, sama dengan Alexis.
Nilai saham kita 26,3 % itu kira-kira 1,2 triliun. Dan setiap tahun rata-rata kita mendapatkan deviden jumlahnya sekitar 38 miliar. 38 miliar dengan uang ditaruh disitu 1,2 triliun. 38 miliar itu pemasukan dari deviden, itu sama kira-kira dengan pemasukan dari Alexis.

Alexis 36 miliar per tahun, ketika kita tutup Alexis, itu kita kekurangan uang menurun 36 miliar, gak terasa di Jakarta kenapa?
Karena pendapatan negara bukan pajak, PNBP di DKI 6 triliun besarnya, jadi 36, 38 miliar itu kecil nilainya.

Disisi lain kalo kita menutup Alexis, begitu ditutup 36 nya enggak masuk. Kalo ini begitu kita jual sahamnya, maka kita akan terima uang 1,2 triliun. Jadi, 1,2 triliun itu kalo kita menunggu pake deviden 38 miliar per tahun, maka kita akan menunggu 30 tahun untuk bisa dapat angka 1,2 triliun.

Lebih baik 1,2 triliun itu diambil sekarang, kita bisa konversi itu nilainya kira-kira rehab 100 sekolah, bahkan kalo kita bangun air bersih itu bisa menjangkau 1 juta rumah dengan angka segitu. Atau kalau kita beli Bus Transjakarta kita akan dapat 240 Bus Transjakarta yang baru. Ini juga eqivalent kalo bikin rumah sakit kelas A bisa sampai 4 rumah sakit.

Artinya uang yang kita taruh disana adalah uang yang digunakan untuk kegiatan usaha yang komponen pembangunannya rendah, lebih baik uang itu kita ambil langsung kita berikan untuk masyarakat.

Lanjutkan Pak Anies, lebih baik jual saham bir untuk membangun DKI Jakarta bersyariah. Warga Jakarta ayo bertindak, kita dukung Pak Anies. Tindak DPRD Jakarta yang tidak mau memberikan izin pelepasan saham minuman haram itu. (yd)