Lulusan ITB Ini Sukses Ciptakan ECO RACING yang Bisa Menghemat Bahan Bakar Berbahan Dasar Lokal

NASIONAL- 05 Maret 2019 | 06:37:40 WIB | Dubaca : 126
Lulusan ITB Ini Sukses Ciptakan ECO RACING yang Bisa Menghemat Bahan Bakar Berbahan Dasar Lokal

Polusi udara yang kian tinggi menjadi perhatian Febrian Agung, lulusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB). Berawal dari kepedulian terhadap lingkungan inilah, Febrian melakukan riset yang juga sebagai tugas akhirnya, menciptakan produk yang bisa membantu menghemat bahan bakar.

Teknologi ini awalnya untuk menekan gas CO yang dihasilkan oleh pembakaran mesin kendaraan. Namun, hasil riset yang dilakukan sekitar 10 tahun ini ternyata bisa memiliki banyak sekali manfaat untuk mesin kendaraan di antaranya bisa menghemat konsumsi BBM kendaraan.

"Ini berawal dari skripsi saat saya kuliah. Saya meneliti dengan judul Bio Diesel dari Serat Nabati. Penelitian ini kemudian berlanjut sampai sekarang dan baru saya develop tahun lalu ke pasaran," kata Febrian disela acara Grand Success Seminar di Sabuga Bandung, Minggu (3/3/2019).


Alumnus Teknik Kimia ITB angkatan 2002 ini meneliti produk karyanya tahun 2007. Setelah melalui penelitian cukup panjang ini, ia menamai produk karyanya ini Eco Racing. Berbahan baku organik yakni esensial oil dari kandungan lokal, ia mengklaim karyanya merupakan adiktif bahan bakar yang fungsinya dapat meningkatkan kualitas bahan bakar itu sendiri.

• Isak Tangis Keluarga Pecah Saat Mengiringi Pemakaman 3 Remaja yang Tewas di Gunung Tampomas

"Fungai utama tidak sekedar naikan oktan, tapi juga meningkatkan kualitas bahan bakar. Dengan begitu, pembakaran menjadi sempurna sehingga tidak mengeluarkan polusi. Kalau pembakaran sempurna pasti efisiensi bahan bakar juga meningkat," kata CEO PT Bandung Eco Sinergi Teknologi ini.

Ia menegaskan, produk karyanya semuanya menggunakan bahan baku lokal Indonesia. Karena bahan-bahan alami, produknya juga dinilai tidak berbahaya bahkan bila tertelan sekalipun. "Ink asli karya anak Bangsa, karya anak Bandung. Bahan-bahan minyak nabati dari Indonesia," katanya. (dn)