Janji Baru Jokowi Untuk Pengangguran yang Akan Digaji Menyakiti Guru Honorer

EKONOMI- 04 Maret 2019 | 14:10:11 WIB | Dubaca : 164
Janji Baru Jokowi Untuk Pengangguran yang Akan Digaji Menyakiti Guru Honorer

Inikah gambaran realita yang terjadi Di indonesia, di musim kampanye Pilpres seperti saat ini sangat menguntungkan petahana,dimana petahana bisa menggunakan fasilitas negara untuk berkeliling menebar janji serta menyapa masyarakat demi keuntungan mempertahankan kekuasaan, Selain Bebas bagi bagi sertifikat tanah menjelang di ahkir jabatan, petahana juga melontarkan janji janji yang terkadang bikin dahi mengkerut

Salah satunya Ketika menghadiri acara ngopi bersama milenial Sulawesi Tenggara di Kopi Haji Anto 2 Kendari, Jokowi mengatakan kartu tersebut dikhususkan untuk para anak muda lulusan SMA/SMK, perguruan tinggi, dan politeknik.

Mantan Gubernur DKI yang tak menuntaskan sebagai gubernur tersebut menambahkan para pemegang kartu pra-kerja yang belum mendapat pekerjaan, meskipun telah mengikut pelatihan tak perlu khawatir karena mereka akan tetap mendapatkan gaji.

Diantara uforia janji janji jokowi tersebut terselib duka mendalam bagi ribuan guru honorer, NASIB tragis menggelayuti kehidupan guru honorer di Kota Tangerang. Pahlawan tanpa tanda jasa ini belum menerima gaji hingga dua bulan.

Ketua Guru Honorer Kategori 2 (HK2) Kota Tangerang Heru Suharsono menjelaskan, ada ribuan guru yang belum mendapatkan upah. Mereka tak kunjung diberi gaji sejak Januari hingga Februari 2019 ini.

Jumlahnya ada sekitar 3.000 guru honorer,"
Ini baru di satu kota, bagaimana dengan daerah lain yang bernasib sama, belum lagi di daerah pedalaman,

Janji kampanye sah sah saja, namun mustinya di imbangi dengan perhitungan tentang kondisi keuangan negara yang notabene hutang menggunung, investot pabrik pada kabur dan gulung tikar, juga bagaimana kondisi Masyarakat lainya, Bagaimana bisa memberi gaji yang belum mendapat pekerjaan sedangkan yang sudah bekerja tidak mendapat gaji, Tolong berfikirlah sebelum berucap wahai Calon Presiden Jokowi,

Alangkah lebih bijak dan bermanfaat jika ambil kebijakan drngan menciptakan lapangan kerja untuk rakyat pribumi dari pada hanya obral janji yang bikin tambah hilang simpati. (ut)