Wapres JK Peringatkan Said Aqil Bahwa Hukum Agama Tidak Hanya Dari NU

TOKOH- 30 Januari 2019 | 06:01:00 WIB | Dubaca : 122
Wapres JK Peringatkan Said Aqil Bahwa Hukum Agama Tidak Hanya Dari NU

Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj harus klarifikasi terkait pernyataan yang menyatakan imam masjid harus dari NU. Dia menjelaskan hukum agama tidak hanya dari NU saja.

"Ya tentu harus diklarifikasi. Saya yakin beliau arif untuk mengklarifikasi bahwa dalam hukum agama tidak terbatas hanya dari NU contohnya, tapi yang lain juga," katanya di Kantornya, Jalan Merdeka Utara, Selasa (29/1).

Dalam hukum Islam, dia menjelaskan, dikatakan seorang khotib karena memiliki kemampuan. Bukan dari mana organisasi atau suatu instansi.

"Jadi kalau disebut bahwa imam yang punya kompeten ya silakan tapi tidak dalam garis organisasi-organisasi apapun. Di Indonesia kan begitu banyak organisasi dan organisasi yang anggota itu tentu memiliki kemampuan yang baik," jelas politisi senior Golkar ini.

Sebelumnya Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, turut hadir dalam acara hari jadi Muslimat NU ke 73 di Gelora Bung Karno, Jakarta. Dia menuturkan, baik NU secara keseluruhan maupun Muslimat mempunyai peran di tengah-tengah masyarakat.

Dengan gaya khasnya yang selalu mengundang tawa, dia menegaskan, salah satunya yang dipegang adalah di bidang agama. Menurutnya, jika tak dipegang NU, menjadi tidak pas.

"Peran agama, harus kita pegang. Misalnya, Imam masjid, khatib-khatib, KUA-KUA, Kantor Urusan Agama, harus dari NU. Kalau dipegang selain NU, salah semua," ucap Said Aqil di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (27/1).

Dia juga menuturkan, saat ini juga harus banyak peran yang dimainkan oleh NU. Baik itu di bidang ekonomi, budaya, sampai masalah kesehatan. Termasuk soal akhlak.

"Agar apa? Agar kita berperan di tengah-tengah masyarakat," jelas Said Aqil. (ut)