Sales Otomotif Lissa Laporkan Anand Keturunan India yang Tak Mau Bertanggung Jawab Ke Hotman Paris

FOKUS PERISTIWA- 27 Januari 2018 | 07:53:42 WIB | Dubaca : 37921
Sales Otomotif Lissa Laporkan Anand Keturunan India yang Tak Mau Bertanggung Jawab Ke Hotman Paris

Saat ini banyak kasus terjadi terhadap wanita di indonesia maupun di luar yang menjadi korban dihamili diluar nikah lalu pasangannya tidak mau bertanggung jawab.‎

Kasus ini terjadi terhadap Lissa Ulfa Asami asal Indonesia yang bekerja di sebuah perusahaan otomotive dijakarta. Sang pacar yang bernama Anand ini sudah beristri dan mempunyai anak ini keturunan India dan bekerja di sebuah perusahaan tekstil di kawasan mayestik.

Singkat cerita, setelah mereka ‎berpacaran selama bertahun-tahun, Lissa mengatakan pada anand bahwa dirinya hamil dan mengajak untuk memeriksakan kondisi nya ke dokter.

Namun anand awalnya tidak mau menemani dan tidak percaya, tapi setelah itu, dalam percakapannya melalui HP Lissa. anand berkata, kalo memang hamil, lebih baik segera digugurkan.

Lissa tidak mau menuruti anand, dan menuntut agar anand mau bertanggung jawab dan mengakui perbuatannya.

Dan pada akhirnya, Lissa dan anand pergi ke dokter bersama-sama untuk memeriksa kondisi Lissa dan ternyata hasilnya positif hamil.

S‎etelah mengetahui hasil tersebut,‎ anand menganjurkan untuk menggugurkan kandungan tersebut dengan alasan belum siap kalo istrinya mengetahui hal itu.

"Saya hanya menuntut agar Anand mau mengakui dan bertanggung jawab atas bayi yang ada dikandungan ini," ungkap Lissa saat berada di kantor pengacaranya.

Singkat cerita, karena hal ini berlarut-larut, maka Lissa mencoba membawa kasus ini ke jalur hukum dan akhirnya Lissa menyewa pengacara untuk menangani kasus ini.

Lissa dibantu oleh pengacara Kondang Hotman Paris melalui Kantor Advokat dn Konsultan Hotman Paris&Partners yang dalam waktu dekat akan menyiapkan tuntutan hukum serta konferensi Pers secara nasional agar Sang Pacar mau bertanggung jawab atas perbuatannya yang telah menghamilinya, dia menuntut agar pacarnya mau bertanggung jawab secara Material dan mengakui bahwa anak yang ada didalam kandungan Lissa adalah anaknya.‎ (tw)