Pembiayaan Rumah MBR Bisa Melalui Koperumnas ataupun BP2TB

EKONOMI- 31 Oktober 2017 | 08:32:34 WIB | Dubaca : 9474
Pembiayaan Rumah MBR Bisa Melalui Koperumnas ataupun BP2TB

Jakarta - Rencana pemerintah memberikan bantuan pembiayaan rumah bagi pekerja informal melalui pelaksanaan program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2TB) mulai jelas.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah terbitkan Permen PUPR nomor 18/PRT/M/2017 rentang BP2TB.

"Iya baru saja terbit, ditetapkan pada 20 Oktober, dan diundangkan pada 24 Oktober," kata Lana Winayanti, Direktur Jenderal Kementerian PUPR seusai Diskusi panel, Hari habitat Dunia, dan Hari Kota Dunia 2017, Ruang Pendopo, Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR, Senin (30/10).

Lana melanjutkan, program BP2BT akan memprioritaskan pekerja informal. Sebab, kelompok tersebut dinilai Lana kerap mengalami tantangan saat mengajukan kredit kepada bank lantaran tiadanya penghasilan yang tetap.

"Padahal pekerja informal itu kan suami istri bekerja, dan biasanya kalau digabung lebih dari Rp 4 juta. Tapi karena tidak ada slip gaji mereka kerap ditolak bank," sambung Lana.

Untuk membantu pembiayaan perumahan MBR bisa dengan berbagai macam, diantaranya ada yg melalui bank dan Non Bank, yang non bank ada alternatif bisa melalui Koperasi, dan saat ini ada salah satu koperasi yang bernama Koperumnas yang bisa membantu masyarakat utk menabung terlebih dahulu dalam mendapatkan rumah murah.

Untuk menjadi anggota KOPERUMNAS, masyarakat cukup dengan mengisi formulir anggota Koperasi
Data :
Bawa FC Ktp,KK dan foto 3x4 rangkap 2

JADI ANGGOTA KOPERASI PERUMAHAN UMUM NASIONAL(KOPERUMNAS),

DAFTAR ISI DATA KLIK WWW.KOPERUMNAS.COM

SIMPANAN POKOK RP.300.000..(HANYA 1x)
DP /UANG MUKA RP.3.000.000.(HANYA 1x ) bisa dicicil 700rb/bln

Pilihan pembayaran :
1.50rb/hari slm 9 thn LUNAS
2. 90rb/hari slm 5 thn LUNAS
3.700rb/bln slm 18 th LUNAS

Wagub DKI Jakarta Sandi yang hadir di acara tersebut juga siap mendukung program Koperumnas setelah mendapatkan penjelasan dari manager Dan Wakil Koperumnas Diah kusuma Putri Muda dan Unggul Trie Wibowo tentang Visi dan Misi yang akan dijalankan oleh Koperumnas.

Dan ada program BP2BT dimulai peserta program dengan menabung, untuk kemudian dinilai oleh bank konsistensinya.

Mekanismenya, peserta harus menabung hingga mencapai 5% dari harga rumah. Kemudian pemerintah akan beri subsidi maksimal mencapai 25% harga rumah. Sementara sisanya dapat dilakukan dengan mencicil.

"Masyarakat membayar cicilan kredit yang 70% dari harga rumah dengan suku bunga pasar. Sementara tenornya ditentukan maksimal 10 tahun. Jadi agak lebih terjangkau," sambung Lana. (ut)