Awasi Dengan Cermat, Kementerian Agama Serahkan Dana Haji ke BPKH

EKONOMI- 07 Agustus 2017 | 06:56:12 WIB | Dubaca : 644
Awasi Dengan Cermat, Kementerian Agama Serahkan Dana Haji ke BPKH

Kementerian Agama akan menyerahkan semua dana haji ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Uang diserahkan dalam dua tahap.
 
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, seluruh dana haji itu komponennya adalah setoran awal yang mengendap di sejumlah bank penerima setoran serta nilai manfaat atau optimalisasi serta dana abadi umat.
 
Lukman mengungkapkan, Kemenag akan menyerahkan dana haji ke BPKH dengan cara dua tahap. "Kami sedang menyiapkan laporan seluruh dana-dana itu, karena ada serah terima, kita bagi dua tahap. (Tahap pertama) akhir Agustus ini yang sifatnya umum," kata Lukman.

Kemudian tahap kedua, setelah pelaksanaan ibadah haji tahun ini selesai. Laporan tahap dua, kata Lukman, sifatnya lebih rinci. "Jadi itu akhir Oktober. Setelah ada kejelasan seluruh kegiatan haji ini berlangsung," ucap dia.
 
Lukman menjamin dana ini tidak akan dikorupsi ketika berpindah ke BPKH. Sebab, pengelolaan dan penggunaan dana haji telah diatur dalam Undang-undang Nomor 34 Tahun 2014. "BPKH tidak bisa begitu saja menginvestasikan (dana haji itu)," ucap dia.
 
Lukman menuturkan, BPKH diminta membuat rencana strategis (Renstra) lima tahun ke depan. Renstra harus mendapat persetujuan dari DPR.
 
"Semua penempatan dana-dana itu juga diawasi tidak hanya pengawas internal, tapi juga DPR. Dengan cara seperti itu mudah-mudahan hal-hal yang tidak kita kehendaki dapat dihindari," ucap dia.

Untuk diketahui sampai akhir Juli 2017, calon jemaah reguler yang masuk daftar tunggu sebanyak 3.305.207 dan calon jemaah khusus sebanyak 104.941 orang.
 
Adapun dana haji yang terkumpul atau saldo per 30 Juni 2017 mencapai Rp99,34 triliun. Terdiri dari dana haji Rp96,29 triliun dan dana abadi umat sebesar Rp3,05 triliun.
 
Kemudian penempatan keuangan haji di SBSN sebesar Rp36,7 triliun. Selain itu di produk perbankan sebesar Rp62,64 triliun. (yd)