Pembaruan Teknologi Bantu Ungkap Strategi Pengedar Narkoba

TEKNOLOGI- 25 Juli 2017 | 07:49:37 WIB | Dubaca : 576
Pembaruan Teknologi Bantu Ungkap Strategi Pengedar Narkoba

Teknologi dalam penindakan peredaran narkotika di Tanah Air senantiasa perlu diperbarui. Pasalnya, petugas wajib mengantisipasi strategi bandar narkotika. 

"Perlu dilakukan adalah peningkatan teknologi, pelaku juga makin hari makin canggih dalam mengirimkan narkoba," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol. Nico Afinta di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 24 Juli 2017. 

Menurut dia, Indonesia masih menjadi pasar besar peredaran narkotika yang didatangkan dari luar negeri. Jumlah permintaan yang besar dan harga jual tinggi membuat pelakunya melupakan ancaman hukuman mati bila tertangkap. 

Bandar hingga pengedar, kata dia, punya beragam cara untuk menyelundupkan narkotika hingga ke penjuru Nusantara. Teknologi pencegahan mulai penciuman anjing pelacak hingga peralatan canggih semisal mesin x-ray pun masih bisa ditembus. 

"Yang punya kemampuan deteksi itu perusahaan ekspedisi dan bea cukai. Kami hanya mendapat laporan untuk melakukan control delivery," ujar dia. 

Minat besar warga Indonesia terhadap narkoba belum menurun. Hal itu dilihat dari data keseluruhan rehabilitasi pengguna narkoba di Badan Narkotika Nasional (BNN). 

Nico menyebut, lima juta warga negara telah terpapar dengan barang haram tersebut. Sebanyak 1,2 juta pengguna aktif maupun pasif diperkirakan berada di Jakarta. 

"Nah pasar ini lah yang selalu berkembang, kalau kita hitung satu juta orang pakai satu gram, berarti (warga Indonesia) sudah menggunakan satu ton," kata Nico. (yd)