500 Ton Beras Hilang di Gudang Bulog, Buwas: Pertanggung Jawabkan Secara Hukum

NASIONAL- 24 November 2022 | 15:33:51 WIB | Dubaca : 153
500 Ton Beras Hilang di Gudang Bulog, Buwas: Pertanggung Jawabkan Secara Hukum

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengatakan, pihaknya akan mengambil jalur hukum terkait hilangnya 500 ton beras di Gudang Bulog Bittoeng, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Buwas, sapaanya, mengatakan, hilangnya beras tersebut lantaran dipinjamkan oleh kepala Bulog di daerah itu kepada mitra swasta.

"Jadi yang 500 itu, ini kan baru kita penjajakan. Diambil, keterangan dari internal kita katanya ini dipinjamkan," ujarnya di Jakarta (23/11/2022).

Lebih lanjut Buwas mengatakan, kasus tersebut masih terus diperiksa oleh tim internalnya.

"Apapun namanya itu ada pertanggungjawaban secara hukum. Kalau dipinjamkan itu harus segera dikembalikan yang 500 ton itu, saat ini sedang ditangani internal kita. Tapi kita sudah menyiapkan untuk ditangani secara hukum pidana itu," ungkap Buwas.

Sebelumnya, ratusan ton beras di gudang Bulog, Kelurahan Bittoeng, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan diduga raib.

Pimpinan wilayah Perum Bulog Sulselbar, Bahtiar AS, melakukan investagasi terkait raibnya 500 ton beras di gudang itu.

Menurut hasil investigasi internal Bulog, Sulselbar, pimpinan cabang pembantu bulog Pinrang dan kepala gudang Lampa, Pekkabata, Pinrang, merupakan dua orang yang paling bertanggung jawab atas raibnya beras 500 ton di gudang Bittoeng, Kabupaten Pinrang. (ut)