Polytron Hadirkan Motor Listrik Seharga Rp.16,5 Juta

OTOMOTIVE- 06 November 2022 | 12:17:16 WIB | Dubaca : 229
Polytron Hadirkan Motor Listrik Seharga Rp.16,5 Juta

Tren penggunaan kendaraan listrik di Indonesia semakin meningkat. Polytron yang awalnya memproduksi alat elektronik rumah tangga, kini ikut memproduksi motor listrik.

Ada alasan kuat yang mendorong perusahaan itu meramaikan industri kendaraan listrik. Commercial Director Polytron Tekno Wibowo menyebut motor listrik menjadi solusi di masa depan, mengingat bahan bakar fosil makin sulit didapatkan.

“Bensin beberapa tahun lagi mungkin semakin susah, bahan bakar fosilnya sudah tidak ada. Kemudian kita punya pengetahuan bikin TV, bikin audio yang bisa kita pakai semua di sini (motor listrik) karena ini kelistrikan motor mirip dengan perangkat elektronik,” kata Tekno dalam peluncuran Fox-R dan T-Rex di IMOS 2022.

“Kalau dulu motor yang biasa (konvensional) kita tidak berani masuk karena kita tidak punya kemampuan seperti bikin mesinnya, kalau motor listrik ini kita yakin kita bisa.”

Namun, Tekno tak memungkiri ada beberapa bagian yang diimpor dari China dalam memproduksi motor listrik. Tapi, ia mengklaim Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk Fox-R dan T-Rex sudah di atas 50 persen.

“TKDN harusnya sih sudah di atas 50 persen karena kayak roda, baterai selnya kita ambil dari China. Dulu kan kita beli sama dengan baterai pack-nya, kalau yang ini kita beli dari bentuk selnya, dibeli kemudian bangun baterai pack-nya di Indonesia,” ungkapnya.

Tekno juga menyampaikan untuk Polytron Fox-R dan T-Rex dirakit sepenuhnya di pabrik Polytron yang juga memproduksi alat-alat elektronik rumah tangga. Bahkan, mereka juga memproduksi beberapa komponen demi menekan harga jual.

“Produksinya lokal sudah kita masukan dalam bentuk part, pabrik kita ada di Sayung dekat Semarang dan Demak. Desain ini ada beberapa yang kita ganti juga karena kalau kita ambil semua itu kalau rangka dan segala macam itu kita sudah produksi sendiri,” ucapnya.

Untuk menekan harga jual, Polytron juga menerapkan skema penyewaan baterai untuk pembelian Fox-R. Langkah ini dianggap sebagai solusi tepat untuk membuat harga motor listrik lebih terjangkau, mengingat biaya produksi paling besar ada di baterai.

“Kalau ini (Fox-R) Rp16,5 juta, lets say nanti kalau ada tambahan biaya BBN atau sebagainya paling nambah Rp1,5 juta, jadi Rp 18 juta. Kalau tidak pakai sistem sewa baterai, harga motor bisa sampai Rp35 jutaan,” kata Tekno. (ut)