Setelah Diresmikan Jokowi, Akhirnya Balapan di Sirkuit Mandalika Batal

OTOMOTIVE- 15 November 2021 | 10:56:13 WIB | Dubaca : 182
Setelah Diresmikan Jokowi, Akhirnya Balapan di Sirkuit Mandalika Batal

Kabar mengejutkan datang dari Sirkuit Mandalika Nusa Tenggara Barat. Balapan sepeda motor Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 202 batal digelar.

Balapan itu sedianya digelar pada Minggu (14/11/2021). Gelaran IATC 2021 di Sirkuit Mandalika dibatalkan karena sirkiut tak bisa memenuhi syarat minimal marshal yang bertugas di setiap pos sebagai bentuk pengamanan.

Menurut peraturan The Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), seharusnya terdapat setidaknya delapan orang marshal di setiap pos. Namun, hal tersebut tidak bisa dipenuhi oleh pihak Sirkuit Mandalika.

Padahal, setiap pembalap yang ikut telah masuk ke lintasan dan bersiap untuk memulai balapan di Sirkuit Mandalika pada hari H. Namun, mereka kemudian terpaksa hengkang dari sirkuit karena minimnya petugas yang ada di lintasan.

Keberadaan marshal sendiri sangat penting untuk menjamin keselamatan pembalap. Setiap pos diwajibkan terdapat tim medis dan petugas lain, jika terjadi hal tak diinginkan.

Sesi kualifikasi IATC sebenarnya sudah berlangung di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (13/11/2021). Namun, dua balapan yang seharusnya diadakan di Sirkuit Mandalika pada Minggu (14/11/2021) tak bisa diselenggarakan sesuai rencana.

Jadwal Diundur

Balapan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat sebenarnya akan dilangsungkan pada Minggu (14/11/2021). Namun, balapan tersebut diundur hingga pekan depan.

Melalui laman resmi Asia Talent Cup, Minggu (14/11/2021), diumumkan bahwa balapan IATC akan dilangsungkan bersamaan dengan World Superbike (WSBK). Penjadwalan ulang itu sudah direstui pihak Dorna Sports dan Mandalika Grand Prix Ascosiation.

“Dorna Sports bersama Mandalika Grand Prix Ascociation, mengonfirmasi bahwa putaran final ATC akan terdiri atas empat balapan dan berlangsung dari 19 hingga 21 November, bersama WorldSBK,” begitu bunyi pengumumannya. (tw)