Konsumsi Gula Aren untuk Pengidap Diabetes

GAYAHIDUP- 22 Oktober 2021 | 20:09:59 WIB | Dubaca : 301
Konsumsi Gula Aren untuk Pengidap Diabetes

Selain kandungan gulanya, faktor lain yang dapat memengaruhi pilihan gula seseorang adalah indeks glikemik yang dikandungnya. Menurut American Diabetes Association, skor GI adalah:

Rendah jika 55 atau di bawah
Sedang jika 56-69
Tinggi jika 70 atau lebih

Beberapa orang percaya bahwa manfaat gula aren memiliki skor GI yang lebih rendah, sehingga lebih menyehatkan.

Mengonsumsi makanan dengan skor GI rendah tidak akan menaikkan kadar gula darah sebanyak mengkonsumsi makanan dengan skor GI tinggi.

Alasannya termasuk fakta bahwa:

Mereka memiliki kandungan gula yang rendah. Gula atau karbohidrat yang dikandungnya membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Makanan tersebut mengandung nutrisi lain, seperti serat, yang dapat memperlambat penyerapan gula.

Menurut data dari University of Sydney di Australia, berikut beberapa contoh skor GI untuk gula dan pemanis:

Gula aren memiliki indeks glikemik 54, Madu memiliki indeks glikemik 35-87, bergantung pada jenisnya.
Gula tebu memiliki indeks glikemik 50.
Gula putih memiliki indeks glikemik 58-84, tergantung pada jenisnya.
Glukosa memiliki indeks glikemik 96–114, tergantung pada jenisnya.

Secara keseluruhan, manfaat gula aren memiliki skor GI yang relatif rendah dibandingkan dengan pemanis lainnya.

Namun, meski skor GI suatu makanan dapat membantu seseorang memilih di antara berbagai pilihan, memiliki skor yang relatif rendah tidak otomatis membuat makanan tertentu menyehatkan bagi pengidap diabetes.

Joslin Diabetes Center mengingatkan masyarakat bahwa banyak faktor yang mempengaruhi pengolahan gula dalam tubuh. Ini termasuk:

-Faktor individu, seperti usia dan tingkat aktivitas fisik.
-Serat dan kandungan makanan lainnya.
-Persiapan dan pemrosesan makanan.
-Makanan lain yang dikonsumsi seseorang pada saat bersamaan.
-Laju pencernaan. (ut)