Hobi Marah-marah, Risma Dinilai Tak Layak Jadi Menteri

FOKUS PERISTIWA- 04 Oktober 2021 | 12:30:35 WIB | Dubaca : 177
Hobi Marah-marah, Risma Dinilai Tak Layak Jadi Menteri

Direktur Eksekutif Indostrategic Ahmad Khoirul Imam, menilai Tri Rismaharini tidak cocok jadi pemimpin Nasional lantaran kerap marah-marah di depan publik.

“Gaya Risma yang meledak-ledak, suka marah-marah, tidak cocok untuk dibawa dalam kepemimpinan politik nasional,” ujar Imam di Jakarta, Senin (4/10).

Menteri Sosial Tri Rismaharini, kembali mempertontonkan aksi marah-marah saat rapat dengan sejumlah pejabat di Gorontalo, Kamis, 30 September. Bahkan, hingga membuat Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie merasa tersinggung.

Menurut Imam, sikap marah-marah menteri asal PDIP itu justru menunjukkan egoisme seorang pemimpin dengan segala kepongahannya dalam kerja-kerja politik.

“Sebagai pemimpin, ekspresi marah memang terkadang diperlukan untuk menegaskan sikap, posisi, dan arahan kebijakan. Namun jangan dilakukan hanya sekedar untuk menunjukkan ego dan keakuan seorang pemimpin,” jelas Imam.

Risma, kata dia, seharusnya cukup memberikan statement tegas dan terukur tanpa harus menunjuk-nunjuk dan mempermalukan orang lain. Karena, sebagai menteri sikap itu tidak pantas dilakukan.

“Tegas tidak harus kasar. Tegas juga bisa ditunjukkan tanpa kemarahan,” jelas Imam.

Selain itu, sambungnya, masyarakat bisa saja tidak suka dengan kemarahan yang dianggap sebagai simbol ketegasan. Pasalnya, Risma tidak hanya sekali dua kali marah-marah di depan publik.

Di lain sisi, Gubernur Gorontalo tak terima dan tersinggung akan ulah sang menteri yang hobinya marah-marah tersebut. (tw)