GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES TINDAK TEGAS PELECEHAN SEKSUAL DI PEMPROV DKI JAKARTA

LIPUTAN KHUSUS- 14 September 2021 | 12:55:04 WIB | Dubaca : 157
GUBERNUR DKI JAKARTA ANIES TINDAK TEGAS PELECEHAN SEKSUAL DI PEMPROV DKI JAKARTA

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak mentolerir segala bentuk kasus kekerasan di lingkungan kerja, termasuk kekerasan seksual. Untuk itu, Gubernur Anies Baswedan menerbitkan Surat Edaran Nomor 7/SE/2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Tindakan Pelecehan Seksual di Lingkungan Kerja Pemprov DKI Jakarta.â €
â €
"Upaya pencegahan terhadap bentuk tindakan pelecehan seksual di lingkungan kerja ada 3 (tiga) ketentuan. pertama untuk membangun komitmen dalam upaya pencegahan tindakan pelecehan seksual. Kedua, agar mewajibkan seluruh pegawai untuk membangun dan memelihara suasana kerja yang aman dari tindakan pelecehan seksual"â €
â €
"Serta, ketiga untuk melakukan internalisasi dan sosialisasi tentang tindakan pelecehan seksual dan upaya pencegahan terjadinya pelecehan seksual di lingkungan kerja."â €
â €
Turut disampaikan bentuk tindakan pelecehan seksual yang dapat terjadi di lingkungan kerja antara lain:â €
a. Pelecehan fisik.â €
b. Pelecehan lisan.â €
c. Pelecehan isyarat.â €
d. Pelecehan tertulis/gambar.â €
e. Pelecehan psikologis/emosional dan/atauâ €
f. Bentuk perbuatan pemaksaan seksual lainnya yang mengakibatkan rasa tidak aman dan tidak nyaman, tersinggung, takut, terintimidasi, merasa direndahkan martabatnya dan menyebabkan masalah keselamatan, baik fisik maupun mental. (tw)