Kementerian Kominfo Ajak Masyarakat Manfaatkan Media Digital

TEKNOLOGI- 01 September 2021 | 20:16:15 WIB | Dubaca : 188
Kementerian Kominfo Ajak Masyarakat Manfaatkan Media Digital

Di masa pandemi seperti saat ini, pola konsumsi barang dan jasa telah berubah dari luring ke daring. Untuk itu dalam rangka mendongkrak pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, pemerintah terus berupaya melakukan terobosan, salah satunya dengan merangsang perkembangan kegiatan berusaha dan bertransaksi perdagangan melalui e-commerce.

Salah satu terobosannya adalah Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang dirilis pada 14 Mei 2020. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sebagai pengampu fungsi Government Public Relation (GPR) mendukung penuh Gernas BBI melalui peningkatan literasi digital masyarakat dengan menyebarkan berbagai konten serta melakukan sosialisasi mengenai usaha mikro, kecil, dan menengah.

Selain itu, Kemkominfo juga terus berupaya untuk mewujudkan kesetaraan informasi demi mewujudkan percepatan transformasi digital di Indonesia.

Untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai hal tersebut, Direktorat Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik, Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan Keluarga Besar Putra Putri (KBPP) Polri menyelenggarakan webinar dengan tema “Pemanfaatan Media Digital di Era Pandemi”, pada Rabu, 1 September 2021 secara hybrid (daring dan luring).

Acara tersebut diselenggarakan secara luring di Hotel Aviary, Tangerang Selatan, serta secara daring melalui aplikasi Zoom dan disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube Ditjen IKP Kominfo.

Pada kesempatan tersebut hadir sebagai narasumber Brigjen Pol (P) Drs. Siswandi (Sekretaris Jenderal KBPP Polri), Drs. Gun Gun Siswadi, M.Si. (Dosen Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Esa Unggul Jakarta), Hilmi Adrianto (Head of Public Policy and Government Relations, Tokopedia), Triangga (Entrepreneur), serta dibuka oleh sambutan dari Drs. Bambang Gunawan, M.Si. (Direktur Informasi dan Komunikasi Polhukam, Kemkominfo).

Acara dibuka oleh Bambang Gunawan yang memberikan sambutannya tentang bagaimana internet menjadi salah satu platform informasi terbesar yang digunakan tidak hanya di Indonesia bahkan di dunia. Bambang juga menghimbau agar warga masyarakat dapat memanfaatkan internet secara positif dan mensukseskan kampanye pemakaian masker dan vaksinasi.

Acara dilanjutkan dengan sesi diskusi panel bersama Siswandi, Gun Gun Siswadi, Triangga, dan Hilmi Adrianto yang hadir secara virtual.

Siswandi memberikan pemaparannya dan menjelaskan bahwa ada beberapa manfaat media digital di masa pandemi bagi anggota KBPP Polri, seperti penggunaan teknologi informasi dan komunikasi saat WFH (Work From Home), untuk perencanaan kegiatan secara virtual melalui aplikasi Google Calendar, serta penggunaan teknologi dan informasi untuk kepentingan medis.

“Pemanfaatan media digital bagi KBPP Polri adalah dengan semakin meluasnya kami untuk memberikan informasi peran aktif kepada seluruh masyarakat Indonesia. Namun ada pula kendala yang kami hadapi yaitu ketika harus memberikan informasi kepada daerah-daerah atau terpencil. Namun melalui Kominfo, informasi bisa sampai dengan cepat ke desa-desa”, ungkap Siswandi.

Di kesempatan yang sama Gun Gun Siswadi juga mengatakan jika revolusi teknologi informasi dan komunikasi memang sangat memudahkan masyarakat dalam berkomunikasi dan berekspresi. Maka dari itu pentingnya literasi adalah benar agar kita bisa memanfaatkan informasi dengan baik dan benar.

Gun Gun Siswadi juga mengatakan bahwa ada beberapa tantangan dan ancaman dalam kerangka pemanfaatan teknologi digital dari segi infrastruktur seperti situs, media sosial, messaging system. Sementara dari segi konten adalah seperti ujaran kebencian, radikalisme terorisme dan berita hoaks.

“Pentingnya literasi digital adalah bagaimana kita meningkatkan keahlian dalam berdigital, etika dalam bermedia digital, digital culture, serta keamanan digital. Nah ini, keamanan digital yang saat ini sedang menjadi tren, untuk pemanfaatan PDP atau undang-undang tentang pengolahan data informasi publik”, jelas Gun Gun.

Hilmi Adrianto juga mengemukakan pendapatnya bahwa saat pandemi seperti ini penjualan secara online menjadi andalan bagi para pelaku usaha UMKM maupun para pelaku usaha pariwisata di Indonesia. Tujuannya adalah untuk memulihkan perekonomian Indonesia melalui UMKM yang berdaya dan mempercepat para pelaku usaha agar segera on board atau masuk ke dalam ekosistem platform dunia digital agar produknya bisa segera laku dipasaran.

“Kami membuat kolaborasi sebanyak mungkin agar lini usaha dapat terbantu dengan cara berfokus pada empat lini usaha kami. Seperti loka pasar atau Marketplace & Produk Digital, Fintech, Logistik & Fulfillment, dan Mitra Tokopedia”, ujar Hilmi.

Pada sesi terakhir, Triangga juga mengatakan jika saat ini banyak orang dituntut untuk harus bisa menggunakan platform digital atau gadget, sama halnya dengan usaha. Baik usaha kecil, menengah hingga besar sudah harus mulai membiasakan diri dengan yang namanya digital.

“Saat pandemi seperti ini sudah saatnya kita banyak memanfaatkan digital platform, karena terlebih semuanya sudah digital, lebih gampang, promosi dan pemasarannya prodaknya juga lebih mudah, maka manfaatkanlah sebaik dan sebisa mungkin”, kata Triangga. (ut)