Perkenalkan Para Pembuat Mural TUHAN AKU LAPAR yang Mengkritik Pemerintah

HIBURAN- 25 Agustus 2021 | 08:18:40 WIB | Dubaca : 220
Perkenalkan Para Pembuat Mural TUHAN AKU LAPAR yang Mengkritik Pemerintah

Mural "Tuhan Aku Lapar" yang virat di jagat maya pada akhir Juli 2021 lalu, membuka rentetan peristiwa penghapusan mural di kota-kota besar Indonesia. Menjamurnya mural dan grafiti penuh muatan kritikan merupakan suara para seniman untuk berekspresi di tengah pandemi.

Setelah mural "Tuhan Aku Lapar" viral dan menjadi fenomenal, seniman pembuat karya tersebut kian bersuara untuk membeberkan segala fakta. Siapa sih seniman pembuat mural "Tuhan Aku Lapar"?

Pembuatnya adalah Halfway Street Connection atau disingkat HSC Forum. Mereka adalah komunitas yang menjadi wadah untuk teman-teman seniman yang menggeluti dunia seni.

"Khususnya street art agar kami bisa saling berbagi ilmu, belajar bersama, dan berpendapat. HSC Forum ada sejak Juni 2017 di kabupaten Tangerang," ungkap anggota HSC Forum, Ohaiyoh.

Setelah membuat karya, HSC Forum kerap mengunggah karya-karyanya di akun Instagram resminya @hsc_forum. Akun itu sudah memiliki sekitar 1.700 pengikut.

Menurut Ohaiyoh, penghapusan mural memang biasanya lumrah terjadi dilakukan oleh Satpol PP setempat.

"Tim oren juga sering menghapus karya yang ada di jalanan Ibu Kota, bedanya ini dilakukan Satpol PP dan aparat kepolisian saja," katanya.

"Kami nggak akan berhenti," katanya dengan penuh semangat.

Pegiat grafiti khas wayang itu juga melanjutkan, "Kami sebagai seniman tetap akan berkarya dengan cara kami mengikuti dan menanggapi keadaan lingkungan." (utw)