Moeldoko dan Politikus PDIP Dalam Pusaran Ivermectin Obat Covid-19

FOKUS PERISTIWA- 24 Juli 2021 | 12:18:30 WIB | Dubaca : 248
Moeldoko dan Politikus PDIP Dalam Pusaran Ivermectin Obat Covid-19

Perusahaan ini terbukti melakukan promosi obat Ivermectin kepada publik secara langsung, sebagai obat untuk pemulihan COVID-19.

Dan saat ini, bukan Rahasia lagi bahwa Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Politikus PDIP Ribka Tjiptaning bermain dalam pusaran obat Covid-19 dengan memasukkan putri dan putra mereka dalam manajemen perusahaan tersebut.

Berikut Pelanggaran yang dilakukan PT Harsen:

🔹Pertama, PT Harsen melakukan pelanggaran terkait CPOB (pedoman pembuatan obat bagi industri farmasi) dan CDOB (cara distribusi obat yang baik).

🔹Kedua, penggunaan bahan baku pembuatan Ivermectin tidak melalui jalur resmi. Kategorinya adalah tidak memenuhi ketentuan alias ilegal, kata Kepala BPOM Penny K. Lukito, ketika memberikan keterangan pers secara virtual pada 2 Juli 2021.

🔹Ketiga, Penny melanjutkan, PT Harsen mengedarkan produk Ivermax tidak dalam kemasan siap edar.

🔹Keempat, produk Ivermax tidak didistribusikan tak melalui jalur distribusi resmi.

🔹Kelima, PT Harsen mencantumkan masa kedaluwarsa Ivermax tidak sesuai dengan yang disetujui BPOM.
"Seharusnya dengan stabilitas yang kami terima akan bisa diberikan selama 12 bulan setelah tanggal produksi, namun dicantumkan oleh PT Harsen dua tahun setelah masa produksi. Saya kira ini hal yang critical yah," katanya.

🔹Keenam, PT Harsen, ujar Penny, melakukan promosi obat keras ke masyarakat umum. Idealnya, perusahaan farmasi hanya boleh melakukan promosi ke tenaga kesehatan. (utw)