Ingin Wisata Bali Pulih Kembali?

HIBURAN- 03 Mei 2021 | 15:07:28 WIB | Dubaca : 251
Ingin Wisata Bali Pulih Kembali?

STOP membela TURIS ASING PELANGGAR ATURAN dan membandingkan mereka dengan oknum pejabat yang tiup lilin suap-suapan pake sendok sama.

Kalau masih bergantung pada pariwisata, mending fokus pada wisatawan nusantara yang pasti datang kalau kita taat prokes. Karena mereka berhak merasa aman dan nyaman saat berlibur.

Manjakan mereka. Layani dengan sepenuh hati.

Tahun 2020, 4 juta wisatawan asing masuk ke Indonesia. Tahun 2021 ? Bulan Januari cuma 10 orang.

Jumlah potensi wisatawan nusantara ? Ada 120 juta orang. Jika 10% nya berkunjung ke Bali. Roda ekonomi rakyat Bali pasti sangat terbantu.

Datang atau tidaknya turis asing sangat tergantung pada kondisi internasional. Pada kebijakan negara mereka yang tentunya juga bakalan jor-joran memaksimalkan semua potensi agar belanja rakyatnya terfokus didalam negeri mereka sendiri.

Kunci survival ada 2.

Offline : Fokus pada wisatawan nusantara. Experience Tourism. World Class Service to your own Fellow Citizens.

Gak usah banyak berharap dulu pada wisatawan asing. Belanda masih jauh.

Online : Fokus pada digital marketing optimization untuk setiap produk, karya dan keahlian yang bisa dinikmati oleh calon pelanggan anak sebangsa kita, baik yang berdomisili di dalam maupun di luar negeri.

So.
Pejabat melanggar prokes ? Kita sudah tegur. Kita sudah kasi masukan. Kalau masih ngeyel ? Berarti mereka tebal muka. Mereka mencoreng martabat tanah kelahirannya sendiri. Caranya menghukum ? Kalau nanti mencalonkan diri lagi ? Ya silakan dinilai pantas atau tidak untuk dipilih kembali.

Seperti kata mendiang Gusdur,” Gitu aja kok repot.”

Wisatawan asing sengaja melanggar prokes ? Menyalahi izin tinggal ? Bekerja pake visa turis ?
Ya tindak tegas sesuai aturan keimigrasian dan ketenagakerjaan.

Ingat FOKUS pada pemulihan ekonomi. FOKUS pada semua yang bisa dilakukan untuk jangka pendek dan jangka panjang.

Yang teriak-teriak anti masker, pesanku pakai saja maskermu agar wisatawan nusantara gak kuatir saat datang ke Bali dan kamu juga gak kena denda Rp. 100,000. Gak bakalan bikin harga dirimu jatuh kok. Gak punya masker ? Sini main ke Niluh Djelantik. Kupakaikan masker kain 3 lapis berkelas dunia yang selama ini kalian hina ☺️

Yang penting periuk nasi terisi. Anak istri tercukupi dan usahamu bisa tetap eksis memberi lapangan pekerjaan buat masyarakat sekitarmu.

Hidup udah ruwet. Biarkan oknum pejabat itu melanggar. Tar juga sadar sendiri wkwkwkwk.

Akhir kata kuucapkan,” Jaga kondisi, jaga semangat, jaga hati.”

Gunakan akal sehat dan berpikir panjang.
Gak perlu ngotot-ngototan. Aku tahu kalian semua punya mental pemenang, bukan pecundang.

Tulisan ini kutuliskan karena aku sayang kalian. Muach, Niluh Djelantik. *Lokasi di surganya Bali, Diamond Beach Nusa Penida ❤️ (tw)