Sambangi Mabes Polri, Sandiaga Koordinasi Soal Lima Destinasi Wisata Super Prioritas

LIPUTAN KHUSUS- 01 Maret 2021 | 07:39:04 WIB | Dubaca : 261
Sambangi Mabes Polri, Sandiaga Koordinasi Soal Lima Destinasi Wisata Super Prioritas

Menteri Pariwisata Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyambangi Mabes Polri, Jakarta Selatan. Kedatangannya untuk berkoordinasi terkait dengan penyiapan lima destinasi super prioritas.

"Kami dari Kemenparekraf sangat berterima kasih kepada Pak Kapolri dan jajarannya bahwa tugas kami di Kemenparekraf sesuai dengan arahan presiden untuk membangkitkan pariwisata dan memulihkan ekonomi kreatif. Selama ini berjalan dengan kolaborasi yang baik dan ada beberapa arahan dari Bapak Presiden yang berkaitan dengan penyiapan lima destinasi super prioritas," katanya di Rupatama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (23/2).

Dia menjelaskan, langkah-langkah strategis nanti disiapkan bukan hanya infrastruktur, interkoneksi dan jaringan saja. Tapi juga dari segi produk-produk ekonomi kreatif dan kalender of event.

"Seperti yang kita ketahui 34 juta masyarakat Indonesia yang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Termasuk juga penyiapan event, ini yang banyak ditunggu dan hari ini saya berkoordinasi dengan Pak Kapolri bahwa kita ingin menyampaikan pesan yang sangat jelas bahwa tugas kita adalah menekan laju penularan Covid-19," ujarnya.

"Namun dalam bingkai protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, dengan sertifikasi CHSE kita bisa memulai sesuai dengan tadi koordinasi saya juga dengan Pak Kapolri dan Bapak Menkes adalah event-event yang terkurasi dengan baik dan mengacu kepada protokol kesehatan yang ketat dan disiplin, itu kita harapkan bisa kita berikan panduannya," sambung Sandiaga.

Sehingga, nantinya para pelaku ekonomi kreatif dan juga pariwisata bisa mulai memikirkan langkah-langkah penyiapan daripada kegiatan selanjutnya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan, kedatangan Sandiaga untuk berdiskusi dan bersinergi terkait dengan program percepatan dan penguatan terhadap lima destinasi super prioritas.

"Termasuk juga tadi kami laporkan ke beliau destinasi tulang punggung yang tentunya juga perlu diperhatikan yaitu seperti Bali, Jogja dan tempat-tempat pariwisata lain yang sudah dikenal oleh dunia Internasional, tentunya juga sejalan dengan lima destinasi prioritas yang akan ditetapkan," terangnya.

Dalam kesempatan itu, dia menyebut, telah meninjau langsung ke sejumlah lokasi tersebut. Dan Listyo menilai, sejumlah daerah sudah fokus terhadap pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

"Karena untuk bisa memperkenalkan kepada masyarakat-masyarakat dalam negeri maupun luar, terkait dengan bahwa tempat pariwisata kita sudah aman tentunya salah satunya adalah dengan mengecek bagaimana pelaksanaan penegakkan aturan kesehatan yang ini menjadi standard kita bersama," ungkapnya.

"Dari perkembangan yang ada, kita melihat perkembangan yang cukup positif khususnya di beberapa wilayah yang kemarin kita kunjungi seperti Jogja, Bali dan beberapa tim yang kemudian berkunjung ke beberapa tempat lain," tambahnya.

Menurutnya, dengan adanya pemberlakuan PPKM Mikro yang ketat, maka mulai dari sektor masuk di wilayah bandara atau di jalur darat diberlakukan 3M dan 3T yang kuat termasuk juga pada saat masuk wilayah perhotelan.

"Ini tentunya akan menimbulkan rasa aman dan nyaman para wisatawan yang datang. Tentunya dengan mempersiapkan hal seperti itu, termasuk juga manakala kemudian didapati reaktif dilakukan pendalaman lebih lanjut, disiapkan tempat isolasi. Yang tentunya tempat isolasinya nyaman, karena di daerah wisata," jelasnya.

Hal-hal seperti itu, kata Listyo, jika persiapkan dengan baik akan yakin bahwa wilayah-wilayah yang jadi destinasi dari tujuan wisata akan segara kembali pulih.

"Kami yakin bahwa pertumbuhan dari sektor pariwisata akan segera pulih. Kami dukunh seluruh program dari Kemenparekraf untuk kembalikan pertumbuhan ekonomi nasional," tutupnya. (utw)