Korupsi Bantuan Sosial: Setelah Anak Pak Lurah,Muncul Istilah Madam Bansos yang Diduga Petinggi PDIP

LIPUTAN KHUSUS- 22 Januari 2021 | 06:07:22 WIB | Dubaca : 405
Korupsi Bantuan Sosial: Setelah Anak Pak Lurah,Muncul Istilah Madam Bansos yang Diduga Petinggi PDIP

Lini masa Twitter dipenuhi hastag Madam Bansos. Hingga pukul 17.00 WIB tercatat sudah ada 10.800 ribu lebih cuitan terkait Madam Bansos.

Pendakwah Ustad Tengku Zulkarnain pun ikut berkomentar terkait #madambansos itu.

Deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) ini awalnya menyebut anak lurah hingga madam dalam kasus dugaan korupsi bantuan sosial (bansos).

"Kasus Bansos kemarin kalau anak Lurah semua orang sudah tahu siapa. Tapi kalau Madam…? Siapa hayo?," ungkapnya.

Tak jelas, siapa yang dimaksud anak pak lurah dan madam oleh Tengku Zul. Dia hanya meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar kasus yang melibatkan keduanya.

Ya Allah jika ada para pembesar negara ini yang maling uang rakyat dan mengkhianati amanah, berilah hidayah agar mereka tobat sebelum mati,” kata Tengku Zul sapaan akrabnya dikutip fajar.co.id di akun Twittermiliknya, Kamis (21/1/2021).

Jika para koruptor itu tak tobat atau mendapat hidayat, Tengku Zul mendoakan mereka mendapat adzab.

Mengurai mengenai dugaan korupsi bantuan sosial di Kementerian Sosial yang melibatkan mantan Mensos Julari Batubara.

Ada beberapa subjudul yang diangkat diantaranya, Dari 1,9 juta paket bansos, eks Menteri Sosial Juliari Batubara hanya mengutip fee yang 600 ribu paket. Kemudian "Kutipan 1,3 juta paket disebut merupakan jatah seorang petinggi elite PDIP".

Istilah Madam Bansos ini bisa saja ditujukan kepada petinggi partai yang Kadernya paling banyak korupsi dan sekarang menjadi penguasa dan dikatakan dalam keterangan eks mensos bahwa jatah Madam Bansos ini bebas potongan.

Semoga KPK bisa konsisten dengan aturan yang dibuat dan lakukan hukuman mati pada para koruptor yang mengemban dana bansos untuk rakyat miskin dalam kondisi pandemi Corona ini. (ut)