Cara Blusukan Basi Risma dengan Pinjam Tangan Anies untuk Dongkrak Popularitas

MEGAPOLITAN- 13 Januari 2021 | 06:52:31 WIB | Dubaca : 142
Cara Blusukan Basi Risma dengan Pinjam Tangan Anies untuk Dongkrak Popularitas

Direktur Eksekutif Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti menilai, metode blusukan oleh tokoh pemerintahan tidak terlalu efektif lagi. Selain kenyataannya, presiden terpilih karena melakukan blusukan tapi akhirnya bertindak elitis, metode ini juga sudah terlalu umum dipraktikkan.

"Dan hasilnya selalu tidak menggambarkan yang terpilih sebagai pemimpin rakyat bawah. Hanya saja, bila dikaitkan dengan (blusukan mensos) Risma , membangun citra sebagai pemimpin merakyat dengan blusukan itu bukanlah tujuan utamanya," katanya, Selasa (12/1/2021).

"Satu, media yang begitu banyak berkumpul. Dua, pendukung (Gubernur DKI) Anies yang akan serta merta dengan sukarela melakukan cuitan aktivitas itu. Apalagi aktivitas dimaksud menyinggung kepemimpinan Anies. Akan serta merta pendukung Anies melakukan cuitan," lanjut Ray.

Ray mengatakan, semua fasilitas yang ada di DKI Jakarta ini gratis dan bahkan nyaris tak mengeluarkan biaya. Cukup menaikan emosi pendukung Anies, popularitas akan didapuk. Tentu nadanya negatif, tapi bagi politisi, nada negatif itu urusan kedua. Yang pertama adalah naiknya popularitas. Meraup popularitas itu mahal dan tidak mudah. Tapi bisa gratisan kalau di Jakarta dengan syarat menjadi oposisi Anies.

Mantan aktivis 98 asal UIN Jakarta ini menganggap, jika urusan citra negatif itu adalah bentukan. Bisa jadi dalam hitungan bulan atau tahun, citra negatif itu akan berubah menjadi positif. Dengan begitu, ia menduga apa yang dilakukan Risma maupun respons Anies dan para pendukungnya itu semua sudah dikalkulasi.

"Jadi cara Risma meminjam tangan gubernur DKI Jakarta dengan cara Blusukan Basi tersebut adalah untuk menaikkan popularitas dirinya yang minim prestasi," tutupnya. (ut)