WHO Beri Izin Darurat Vaksin Corona Pfizer, Jangan Gunakan yang lainnya terutama dari Tiongkok

GAYAHIDUP- 02 Januari 2021 | 08:18:18 WIB | Dubaca : 180
WHO Beri Izin Darurat Vaksin Corona Pfizer, Jangan Gunakan yang lainnya terutama dari Tiongkok

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi memberikan izin penggunaan darurat vaksin corona Pfizer-BioNTech dari Amerika Serikat. Izin ini diberikan WHO pada 31 Desember 2020.

Vaksin Pfizer ini menjadi yang pertama mendapatkan izin darurat dari WHO. Vaksin ini masuk ke dalam daftar emergency use listing (EUL) karena dinilai sudah memenuhi kriteria keamanan dan manfaatnya.

Dengan dikeluarkannya izin tersebut, maka diharapkan dapat mempercepat negara-negara yang ingin menggunakan vaksin Pfizer untuk mengatur proses persetujuan mengimpor hingga penyediaan vaksinnya.

"Ini adalah langkah yang sangat positif untuk menjamin akses global terhadap vaksin COVID-19. Tetapi, saya ingin menekankan perlunya upaya yang lebih besar untuk mencapai pasokan vaksin yang cukup untuk memenuhi kebutuhan populasi prioritas di dunia," ujar Asisten Direktur Jenderal WHO, dr Mariangela Simao.

Simao ingin memastikan pasokan vaksin corona aman untuk melayani semua negara demi memutus mata rantai COVID-19 secara global. Maka dari itu, pihaknya terus mendorong lebih banyak lagi pengembang vaksin corona untuk mengevaluasi standar keamanan dan kemanjurannya.

Dalam proses produksi vaksin, Pfizer bekerja sama dengan BioNTech dan telah mengeklaim efikasinya mencapai 90-95 persen.
Sejauh ini, sejumlah negara telah memberikan izin darurat kepada vaksin Pfizer-BioNTech, seperti Inggris, Kanada, Bahrain, Israel, Kuwait, Meksiko, Oman, Qatar, Arab Saudi, hingga Singapura.
Namun, vaksin Pfizer harus disimpan dalam suhu beku minimal minus 70 derajat celsius. Hal ini menjadi tantangan bagi negara-negara tropis dan negara berkembang tanpa infrastruktur yang memadai.

Rezim Jokowi Ternyata telah membeli vaksin Sinovac dari Cina dengan anggaran APBN yang besar dan memaksa rakyat Indonesia untuk disuntik vaksin dari Tiongkok, ada apa sebenarnya? Apakah ada udang dibalik batu? Atau dibalik order vaksin tersebut, ada dana yang dikorupsi yang jumlahnya lebih besar daripada Dana bansos yang disalahgunakan oleh pemerintah Jokowi. Semoga rakyat semakin cerdas. (ut)