Gubernur DKI Jakarta Anies Resmikan Gerakan Pejuang Subuh Nasional

GAYAHIDUP- 21 Agustus 2020 | 07:11:49 WIB | Dubaca : 273
Gubernur DKI Jakarta Anies Resmikan Gerakan Pejuang Subuh Nasional

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, ikut meresmikan Gerakan Pejuang Subuh Nasional di Masjid Raya Pondok Indah, Jakarta. Anies dalam sambutannya berharap gerakan ini bisa menginspirasi umat Islam untuk menjadi lebih baik.

"Kita bersyukur pada pagi hari ini ikut menyaksikan peresmian Pejuang Subuh Nasional kita menyadari persis kita ini umat terbaik. Ketika kita dikatakan sebagai umat terbaik, itu bukan sebagai privilege, tapi sebagai tanggung jawab," kata Anies dalam sambutannya, Kamis (20/8).

"Bukan bel yang sebagai tanda, kami bangga sebagai umat terbaik, tapi kita harus tunjukan bahwa kita adalah umat terbaik tapi bukan semata-mata pernyataan, tapi sebagai kenyataan," sambungnya.

Anies mengatakan, hal tersebut perlu untuk diperjuangkan dan diiktiarkan. Ia menyebut, apabila seorang Muslim bisa mengorganisir subuhnya dengan baik, urusan lain pun akan mudah untuk diselesaikan.

Anies Resmikan Gerakan Pejuang Subuh Nasional di Masjid Raya Pondok Indah (1)

"Salah satu tantangan besar adalah bagaimana kita bisa mengorganisir dengan baik. Bila sudah sanggup mengorganisir untuk Subuh, urusan lain jauh lebih mudah. Bapak ibu yang di sini InsyaAllah termasuk kelompok-kelompok pemenang nantinya. Kita bersyukur pagi hari ini, pejuang subuh nasional diresmikan, apalagi diresmikan bersamaan awal tahun baru Hijriah," ucapnya.

Ia pun berharap gerakan ini bisa menjadi contoh dan diterapkan di sejumlah wilayah lainnya. Ia pun berpesan kepada gerakan ini untuk memiliki. "stamina" yang panjang, menularkan kebaikan kepada sesama.

"Secara khusus bapak ibu sekalian pejuang subuh nasional jaga stamina, gerakan salat subuh butuh stamina yang panjang, insyaallah dari masjid raya ini bisa menular ke teman lain di seluruh Indoensia," kata dia.

Sebelum meresmikan gerakan ini, Anies juga melaksanakan salat Subuh berjemaah. Salat berjalan dengan khusyuk dan menerapkan protokol kesehatan yang baik untuk mencegah penularan virus corona. (utw)